Dishub Bantul menyiapkan delapan pos pantau arus di kawasan wisata

id Pos pantau wisata ,Dishub Bantul ,Arus wisatawan

Dishub Bantul menyiapkan delapan pos pantau arus di kawasan wisata

Kawasan wisata Desa Mangunan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan sebanyak delapan pos pantau arus lalu lintas kendaraan di kawasan wisata daerah ini terutama pada libur usai Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Pos di delapan titik pada H+Lebaran itu di Pos Pam TPR (Tempat Pemungutan Retribusi) Parangtritis, Pos Pam Hotel Gandung, Pos Pam Hotel Wardani, dan Pos Pam Simpang empat Pantai Depok," kata Kepala Dinas Perhubungan Bantul Singgih Riyadi di Bantul, Rabu.

Selain empat pos pantau di kawasan wisata pantai Parangtritis tersebut, empat pos pantau didirikan di kawasan perbukitan Desa Wisata Mangunan, yaitu Pos Pam Puncak Becici, Pos Pam Simpang empat Terong, Pos Pam Cinomati yang ada di perbatasan Pleret-Dlingo, dan Pos Pam Simpang tiga Mangunan.

"Sekitar 50 personel disiapkan untuk mengamankan jalur rawan kemacetan dan kecelakaan seperti obyek wisata Pantai Parangtritis dan Mangunan," katanya.

Pihaknya juga melakukan pengaturan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan macet, seperti menuju Pantai Parangtritis di sempalan Pundong Jalan Parangtritis, sementara arah keluar dilewatkan searah melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

"Sementara di kawasan wisata Mangunan, jalur bus wisata diarahkan ke kawasan Patuk, Gunungkidul dan boleh sampai wisata Watu Goyang Bantul, setelah itu bus wisata diminta putar balik," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, Dishub Bantul juga melakukan penambahan rambu dan petunjuk arah untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas baik di jalur wisata maupun jalur mudik Lebaran.

"Tentunya koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan patroli rutin dan penegakan aturan lalu lintas, bersama tim gabungan sejumlah 336 personel disiapkan dalam Operasi Ketupat Progol hingga 8 April 2025," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2025