Spanyol tarik dubesnya dari Tel Aviv atas tuduhan fitnah

id Spanyol, tarik Dubes, Tel Aviv, tuduhan fitnah

Spanyol tarik dubesnya dari Tel Aviv atas tuduhan fitnah

Ratusan warga Israel melakukan aksi unjuk rasa menuntut dihentikannya perang terhadap Palestina di Tel Aviv, Israel, Minggu (17/8/2025). Dalam aksinya mereka menuntut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk segera berdamai dengan Hamas untuk mengakhiri perang di Gaza, Palestina dan mengakhiri krisis kemanusiaan di sana. ANTARA FOTO/Xinhua/Chen Junqing/bar

Oviedo (ANTARA) - Spanyol menarik duta besarnya dari Tel Aviv, Senin (8/9) setelah pemerintah Israel menuduh Madrid bersikap antisemit dan melarang dua menteri Spanyol memasuki Israel.

Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares menarik duta besar yang “menghadapi tuduhan fitnah dan langkah tidak dapat diterima terhadap dua anggota pemerintah,” menurut sumber yang dikutip harian Spanyol El Pais.

Sebelumnya pada Senin, Perdana Menteri Pedro Sanchez mengumumkan sembilan langkah untuk menghentikan apa yang ia sebut sebagai genosida di Gaza.

Baca juga: Leicester ke babak 16 besar Liga Conference, Celtic ditundukkan Bodo

Langkah-langkah tersebut mencakup embargo senjata permanen, larangan impor dari wilayah pendudukan, dan melarang individu yang terlibat dalam perang Gaza memasuki Spanyol.

Kepala kantor luar negeri Israel Gideon Sa’ar menanggapi melalui X dengan menyebut pemerintah Sanchez “antisemit” dan mengumumkan bahwa Wakil Perdana Menteri Yolanda Diaz serta Menteri Pemuda Sira Rego dilarang masuk Israel.

“Merupakan sebuah kebanggaan bahwa negara pelaku genosida melarang saya,” balas Diaz.

Baca juga: Roket gerilyawan Palestina meledak di Tel Aviv

Sa’ar juga mengatakan Israel akan “memberi tahu sekutu-sekutunya mengenai sikap bermusuhan pemerintah Spanyol serta sifat antisemit dan penuh kekerasan dari pernyataan para menterinya.”

Kemudian pada Senin, Spanyol mengecam serangan teror di Yerusalem yang menewaskan enam orang, termasuk seorang warga negaranya.

Ketegangan terus meningkat dengan Spanyol menarik duta besarnya dan Sa’ar kemudian menulis: “Sanchez telah berurusan dengan orang yang salah. Masa Inkuisisi, penganiayaan, dan pengusiran sudah berakhir. Israel adalah negara kuat dan berdaulat.”

Sumber: Anadolu

Baca juga: Villarreal kunci tiket babak gugur setelah menang di Sivasspor





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Spanyol tarik dubesnya dari Tel Aviv atas tuduhan fitnah

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.