OKI, Liga Arab minta komunitas internasional turut rekonstruksi Gaza

id OKI, Liga Arab, Komunitas Internasional,Rekonstruksi, Gaza

OKI, Liga Arab minta komunitas internasional turut rekonstruksi Gaza

Duta Besar Indonesia untuk Rumania merangkap Moldova Meidyatama Suryodiningrat bersama para Duta Besar negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Rumania menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di Bucharest, Kamis (11/9/2025). ANTARA/HO-KBRI Bucharest

Doha (ANTARA) - Para pemimpin Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menegaskan penolakan terhadap rencana pemukiman ulang rakyat Palestina dan menyerukan kepada para donor internasional untuk mendukung rekonstruksi Jalur Gaza.

Pernyataan itu tertuang dalam deklarasi bersama yang diadopsi dalam penutupan KTT di Doha, Senin.

"Kami mengutuk segala upaya Israel untuk memukimkan kembali rakyat Palestina dari wilayah pendudukan pada 1967 dengan dalih apa pun."

Baca juga: Media: Tank Israel masuki Kota Gaza, serangan darat Zionis dimulai

"Kami juga menekankan perlunya menerapkan rencana Arab-Islam untuk rekonstruksi Jalur Gaza dalam aspek politik dan teknis. Rekonstruksi perlu dimulai sesegera mungkin," demikian bunyi deklarasi tersebut.

Selain itu, negara-negara tersebut juga meminta donatur internasional untuk memberikan dukungan yang diperlukan dalam proses tersebut, dan berpartisipasi dalam konferensi tentang rekonstruksi Gaza, yang akan diadakan di Kairo setelah gencatan senjata dicapai di daerah kantong tersebut.

Perdamaian di Timur Tengah tidak akan tercapai melalui agresi dan mengabaikan permasalahan di Palestina, demikian deklarasi bersama tersebut.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Dokter internasional laporkan pola luka tembak pada anak di Gaza

Baca juga: Warga Jerman gelar aksi tolak terlibat konflik Timur Tengah dan Ukraina





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: OKI, Liga Arab minta komunitas internasional turut rekonstruksi Gaza

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.