BKSAP DPR sebut Indonesia punya peran besar tentukan langkah ASEAN

id Asean,Ravindra airlangga, indonesia,Badan kerja sama antar parlemen, dpr

BKSAP DPR sebut Indonesia punya peran besar tentukan langkah ASEAN

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga. (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Ravindra Airlangga mengatakan bahwa Indonesia sebagai penggagas dan penyumbang hampir setengah dari populasi dan sepertiga PDB di ASEAN, memiliki peran yang signifikan dalam menentukan langkah bersama di kawasan.

Dengan populasi mencapai 692 juta jiwa telah menyumbang 7,3 persen terhadap pertumbuhan ekonomi dunia, menurut dia, ASEAN bisa berperan strategis dalam perekonomian global dan menjadi pusat inovasi dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

"Faktor seperti digitalisasi, integrasi ekonomi, dan bonus demografi menjadikan ASEAN bukan hanya pasar besar, melainkan juga pusat inovasi dan investasi di kawasan Indo-Pasifik,” kata Ravindra dalam Diskusi Dialektika Demokrasi di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Pada tahu 2030, dia mengatakan ASEAN diproyeksikan menjadi penyumbang tenaga kerja terbesar ketiga di dunia.

Akan tetapi keberhasilan kawasan ASEAN, menurut dia, tidak hanya diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga dari kemampuannya menjaga stabilitas politik selama lebih dari lima dekade tanpa konflik besar antarnegara.

Dia mengatakan bahwa ASEAN memiliki keberagaman ekstrem, baik dari sisi budaya, kepercayaan, maupun geografis. Namun hal itu justru menjadi kekuatan dan nilai-nilai utama di ASEAN seperti pembangunan konsensus, penghormatan terhadap kedaulatan dan non-intervensi harus terus dijaga sebagai pedoman hubungan antarnegara di tengah dinamika geopolitik global.

"ASEAN juga menjaga hubungan baik dengan berbagai poros geopolitik dan menjadi platform terpercaya bagi negara-negara seperti China, Jepang, India, AS," katanya.

Saat ini, kata dia, ASEAN telah mencapai kesepakatan substansial dalam perundingan Digital Economy Framework Agreement (DEFA).

Dengan pencapaian kesepakatan substansial di bidang ekonomi digital tersebut, dia berharap komitmen antar negara kawasan dapat tercapai, baik soal keamanan siber, transaksi elektronik, arus data lintas batas (cross-border data flows), dan bidang strategis lainnya.

"Kerja sama ekonomi digital ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan, bahkan hingga 366 juta dolar AS terhadap pertumbuhan PDB kawasan ASEAN pada 2030 mendatang,” kata dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BKSAP DPR sebut Indonesia punya peran besar tentukan langkah ASEAN

Pewarta :
Editor: Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.