Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berkoordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan dalam menangani seorang balita perempuan yang menjadi korban peluru nyasar dalam peristiwa tawuran di Belawan, Medan, Sumatra Utara.
"Penjangkauan awal telah dilaksanakan dan selanjutnya akan memberikan fasilitasi layanan kesehatan lanjutan, dengan memastikan korban mendapatkan perawatan medis yang optimal atas luka di area mata," kata Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus KemenPPPA Ciput Eka Purwianti saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Layanan yang diberikan termasuk di antaranya rujukan dan pemantauan kondisi kesehatan korban melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah.
"Berdasarkan hasil koordinasi antara Kementerian PPPA dan UPTD Kota Medan, diketahui Walikota Medan telah mengunjungi korban di rumah sakit pada Selasa, 6 Januari 2025," kata Ciput Eka Purwianti.
Baca juga: Direktur FBI kepada Kongres tak yakini Donald Trump kena peluru
Baca juga: Gudang peluru terbakar, 135 keluarga diungsikan
Saat ini, pihak rumah sakit tengah melakukan pemeriksaan untuk memastikan langkah penanganan lanjutan bagi korban.
Sementara UPTD PPA Kota Medan masih melakukan klarifikasi lebih lanjut terkait kasus ini.
UPTD PPA juga akan memberikan pendampingan hukum dan pemantauan proses penegakan hukum dengan berkoordinasi dengan kepolisian guna memastikan hak anak korban terpenuhi, proses hukum berjalan ramah anak, dan tidak terjadi reviktimisasi.
"Harapannya, pihak UPTD PPA dapat memberikan pendampingan psikologis, trauma healing, serta pendampingan hukum bagi korban dan keluarganya," kata Ciput Eka Purwianti.
Sebelumnya, peristiwa tawuran antarkampung di Kecamatan Belawan, Kota Medan, Sumatra Utara, mengakibatkan seorang anak perempuan berusia 4 tahun menjadi korban peluru nyasar.
Peluru diduga bersarang di kelopak mata kanan bocah malang tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPPPA koordinasi pemda pastikan perawatan medis korban peluru nyasar
