Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar Safari Tarawih untuk silaturahmi jajaran pemerintah dengan masyarakat melalui Shalat Tarawih berjamaah di masjid-masjid selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 guna menyampaikan pesan pembangunan.
"Melalui kegiatan Safari Tarawih, pemerintah tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan pembangunan secara langsung kepada masyarakat," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam keterangannya di Bantul, Selasa.
Safari Tarawih yang dipimpin langsung Bupati dan Wakil Bupati Bantul serta diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bantul selama bulan Ramadhan 2026 direncanakan menyasar ke 20 titik lokasi atau masjid di wilayah Bantul.
Bupati Abdul Halim mengatakan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu momentum Ramadhan menjadi saat tepat untuk memperkuat kontribusi umat, tidak hanya dalam pembangunan fisik tetapi pembangunan mental dan spiritual.
Menurut dia, Kabupaten Bantul saat ini tengah menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan pembangunan manusia seutuhnya.
"Percuma jika hanya infrastruktur yang dibangun, tetapi tidak dibarengi pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan tidak semata-mata fisik, tetapi juga mental, spiritual, dan karakter," katanya.
Bupati Abdul Halim juga mengingatkan agar generasi mendatang tidak terjerumus dalam persoalan-persoalan yang merusak moral, seperti judi online (judol) dan berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya.
"Oleh karena itu pembangunan mental, spiritual, dan karakter, menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas generasi penerus bangsa," katanya.
Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Bantul Aris Suharyanta mengatakan melalui Safari Tarawih, Pemkab Bantul berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat.
"Sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kokoh secara mental dan spiritual," katanya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Safari Tarawih, Pemkab Bantul juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat di masing-masing lokasi atau masjid setempat.
Bantuan tersebut berupa uang tunai, paket sembako bagi warga kurang mampu, serta bibit pohon perindang sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan.
