Cemburu menjadi alasan pelaku bunuh pria di rumah kontrakan

id Polrestabes Bandung,Kota Bandung,Jawa Barat,Bandung,Pelaku pembunuhan ,Pembunuhan di Bandung

Cemburu menjadi alasan pelaku bunuh pria di rumah kontrakan

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). (ANTARA/Rubby Jovan)

Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menyebut bahwa motif cemburu menjadi alasan pelaku IS (43) melakukan pembunuhan kepada pria bernama Marlin (40) di sebuah rumah kontrakan di Jalan Sandang, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton Anton mengatakan, IS mengaku cemburu melihat mantan istrinya di dalam rumah kontrakan bersama dengan korban hingga nekat melakukan aksi penganiayaan berujung pembunuhan.

“Jadi untuk motif yang kami dapatkan setelah kami melakukan penyelidikan diduga pelaku sakit hati dan cemburu ketika melihat mantan istrinya lagi berada di kamar dengan korban,” kata Anton.

Anton mengungkapkan setelah melakukan aksinya tersebut, pelaku membawa mantan istrinya kabur menuju wilayah Kabupaten Indramayu dengan menggunakan sepeda motor.

Tim gabungan dari Resmob Polda Jawa Barat, Resmob Polrestabes Bandung, dan Unit Reskrim Polsek Cinambo kemudian melakukan pengejaran berdasarkan petunjuk yang didapat di TKP maupun saksi.

Anton menyebut pelaku saat ini telah dibawa ke kantor Satreskrim Polrestabes Bandung guna menjalani pemeriksaan.

“Tersangka sudah menjalani penahanan di Satreskrim Polrestabes Bandung,” katanya.

Sebelumnya, Polrestabes Bandung mengevakuasi jasad pria berinisial M (40) yang menjadi korban penganiayaan di sebuah kontrakan di Jalan Sandang, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, pada Jumat (17/4) dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Cinambo Iptu Mulyana Winata mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa para saksi.

"Telah terjadinya peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan atau pembacokan mengakibatkan korban meninggal dunia yang dilakukan oleh orang tidak dikenal," kata Mulyana saat dikonfirmasi di Bandung.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.