Bantul (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar lomba desain gerbang pintu masuk atau gapura dan logo "branding" daerah itu mulai 1 Maret hingga 24 Mei 2013.
"Gapura yang dihasilkan diharapkan bisa mempromosikan sekaligus memasarkan potensi, keunikan dan identitas Bantul, sementara logo `branding` bisa membangun citra Bantul," kata Ketua Umum Lomba Tlau Sakti Santosa di Bantul, Rabu.
Ia yang juga Kepala Bidang Data, Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul ini mengatakan, lomba desain gapura dan logo "branding" bisa diikuti peserta mulai dari pelajar, mahasiswa, praktisi dan akademisi hingga masyarakat umum.
"Sementara juri dan panitia tidak diperkenankan mengikuti lomba, peserta untuk lomba logo adalah perorangan, sementara lomba desain gapura bisa perorangan dan kelompok dengan anggota tiga orang," katanya.
Ia mengatakan, desain terbaik gapura akan digunakan untuk membangun pintu masuk di empat lokasi, yakni perempatan Ndruwo Jalan Parangtritis, perempatan Dongkelan Jalan Bantul, Jalan Sedayu dan Jalan Srandakan.
"Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu desain untuk logo `branding`, sementara desain gapura pilihannya desain gapura pintu masuk untuk perempatan Druwo atau perempatan Dongkelan," katanya.
Menurut dia, pada 1 Maret hingga 24 Mei 2013 merupakan batas waktu pengumpulan desain dalam bentuk "softcopy" dan "hardcopy". Desain yang dikumpulkan merupakan hasil karya sendiri yang belum pernah dipublikasikan atau dilombakan sebelumnya.
"Tahap awal adalah seleksi administrasi, dilanjutkan seleksi kedua untuk mencari 10 besar, kemudian presentasi 10 besar di hadapan juri dan pemangku kepentingan untuk menentukan tiga desain terbaik," katanya.
Ia mengatakan, untuk lomba desain gapura, tiga pemenang masing-masing akan memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp15 juta untuk juara pertama, juara kedua Rp12 juta dan juara ketiga Rp10 juta.
Sementara untuk lomba desain logo, juara pertama memperoleh hadiah uang tunai Rp12 juta dan sertifikat, juara kedua Rp9 juta, serta juara ketiga Rp7 juta dan sertifikat.
"Setiap desain baik gapura dan logo `branding` yang dikumpulkan menjadi milik panitia, dan berhak melakukan penyempurnaan atas desain logo yang terpilih sebagai pemenang," katanya.
(KR-HRI)
