Sleman (Antara Jogja) - Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta membentuk satuan Pramuka Saka Widya Budaya Bhakti untuk mencetak karakter berbudaya generasi muda di wilayah setempat.
"Bagi Kabupaten Sleman gerakan Pramuka masih dinilai strategis untuk membangun karakter generasi muda. Pentingnya pendidikan karakter khususnya pada generasi muda tidak boleh ditawar-tawar lagi keberadaannya," kata Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman Aji Wulantara, Senin.
Menurut dia, tanpa adanya karakter dan jati diri yang kuat maka sebuah bangsa akan tenggelam di tengah arus pengaruh globalisasi yang semakin dahsyat.
"Oleh karenanya beberapa Sleman telah membentuk Satuan Karya Widya Budaya Bhakti yang ditandai dengan pelantikan Pimpinan Satuan Karya Widya Budaya Bhakti Periode 2017 - 2022 oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Pemerintah Kabupaten Sleman selaku Ketua Kwarcab Sleman," katanya.
Ketua Kwarcab Sleman Arif Haryono mengatakan bahwa gerakan Pramuka yang salah satunya adalah Satuan Karya Widya Budaya Bhakti dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan dan watak peradaban yang bermartabat, selain itu juga dimaksudkan untuk mewujudkan karakter bagi anak bangsa.
"Pembangunan karakter melalui kegiatan kepramukaan sudah seharusnya untuk dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sepenuh jiwa, sepenuh pikir dan sepenuh raga," katanya.
Arif mengajak kepada seluruh "stakeholder" di Kabupaten Sleman untuk peduli terhadap pengembangan kepramukaan melalui peran serta masing-masing di semua lini.
"Hal ini mengingat pentingnya kepramukaan dalam membangun generasi muda yang tidak hanya mengedepankan pembentukan kecerdasan intelektual, akan tetapi juga untuk membentuk kecerdasar emosional, sikap, dan nilai-nilai karakter yang bermartabat serta berbagai ketrampilan untuk menghadapi kehidupan," katanya.
Ia mengatakan, pengembangan potensi generasi muda merupakan hal yang perlu dikedepankan yang tidak hanya berdasarkan pada transformasi pengetahuan semata tetapi juga ketrampilan-ketrampilan-ketrampilan "to do, to be dan to live together".
"Dengan demikian pendidikan kepramukaan akan membentuk generasi muda yang memiliki kejujuran, kedisiplinan dan patriotism yang tinggi," katanya.
(U.V001)
