Pevita akan hadir di Yogyakarta awal 2019

id Kota yogyakarta

Pemerintah Kota Yogyakarta

Yogyakarta, (Antara Jogja) - Pevita atau Perpustakaan Alternatif Yogyakarta direncanakan mulai dioperasionalkan awal 2019 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota ini di bagian selatan guna mengakses layanan perpustakaan.

"Lokasinya akan memanfaatkan gedung yang digunakan untuk Rumah Pemulihan Gizi (RPG) Yogyakarta di Jalan Mayjen Sutoyo. Aktivitas RPG akan menempati bagian belakang gedung di tempat yang sama," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta sudah memperoleh izin dari Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memanfaatkan gedung tersebut dan kini terus mengawal rencana renovasi gedung serta pemenuhan koleksi buku dan fasilitas yang dibutuhkan untuk perpustakaan.

Wahyu mengatakan, proses renovasi gedung seharusnya sudah dapat dilakukan tahun ini namun tidak dapat direalisasikan karena ada rasionalisasi anggaran sehingga baru bisa dilaksanakan pada 2018 selaras dengan proses pengadaan buku dan kelengkapan sarana prasarana lain.

Selain untuk memudahkan warga Yogyakarta bagian selatan mengakses layanan perpustakaan, operasional Pevita juga disebabkan membludaknya pemustaka di Perpustakaan Kota Yogyakarta yang berada di Kotabaru.

"Perpustakaan Kota Yogyakarta di Kotabaru selalu ramai pengunjung. Mereka tidak hanya meminjam atau membaca buku tetapi juga melakukan kegiatan lain seperti diskusi hingga mengerjakan tugas sekolah berkelompok," katanya.

Jumlah total pemustaka yang mengakses layanan perpustakaan termasuk perpustakaan berjalan mencapai 1.200 hingga 1.400 pemustaka per hari.

Wahyu memastikan, fasilitas Pevita akan sama dengan fasilitas di Perpustakaan Kotabaru, mulai dari koleksi buku hingga fasilitas internet dan ruangan untuk diskusi bersama (Raisa). Jam layanan juga sama yaitu pukul 08.00 WIB hingga 24.00 WIB setiap hari kecuali libur nasional.

Saat ini, Perpustakaan Yogyakarta di Kotabaru memiliki koleksi 33.000 eksemplar buku dari sekitar 30.000 judul. Perpustakaan rutin melakukan penambahan koleksi buku setiap bulan.

"Kami alokasikan anggaran sekitar Rp4 juta per bulan untuk pengadaan buku baru. Tujuan dari pengadaan buku adalah untuk pemutakhiran buku agar selalu ada koleksi buku paling baru. Hal ini yang menjadi keunggulan kami dibanding perpustakaan lain," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Fita Yulia mengatakan belum dapat memastikan bagian dari kompleks RPG yang akan dimanfaatkan untuk perpustakaan meskipun masih ada bagian dari bangunan yang dioptimalisasikan untuk fungsi lain.

"Bagian depan bangunan masih bisa dimanfaatkan. Yang pasti, layanan RPG tetap masih ada. Tetap ada delapan bed," katanya yang menyebut bahwa di kompleks tersebut juga pernah digunakan untuk rawat inap Puskesmas Mergangsan saat puskesmas tersebut direnovasi dan RS Pratama sedang dibangun.

Namun, Fita akan melakukan koordinasi lebih lanjut agar layanan perpustakaan tidak menggangu layanan RPG.***4***


(E013)

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar