Desa Sambirejo Prambanan luncurkan inovasi "Bumisadu"

id Breksi

Objek wisata Taman Tebing Breksi di perbukitan Desa Sambirejo, Sleman, Yogyakarta. (Foto Antarajogja )



     Sleman (Antaranews Jogja) - Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan Inovasi Badan Usaha Milik Desa Wisata Desa Terpadu atau "Bumisadu", BUMDes Sambimulyo, di kawasan wisata Taman Tebing Breksi, Selasa.

      Peluncuran "Bumisadu" dilakukan langsung Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Priyo Handoyo dan Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih dengan pemukulan kentongan.

     Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sleman Priyo Handoyo mengatakan latar belakang dilaunchingnya "Bumisadu" karena Kabupaten Sleman yang terdiri dari 86 Desa, saat ini baru berkembang 35 BUMDesa dengan kondisi yang belum efektif.

     "Banyaknya permasalahan yang menghambat tumbuhnya BUMDesa mendorong keinginan yang kuat dari Dinas PMD melakukan perubahan dan inovasi melalui Bumisadu," katanya.

     Menurut dia, BUMDesa Wisata Desa Terpadu merupakan keterpaduan antara BUMDesa dengan potensi wisata desa yang ada di Kabupaten Sleman.

     "Melalui portal website BUMISADU, semua BUMDesa yang mengelola Desa Wisata dapat melakukan promosi wisata desanya kepada masyarakat luas," katanya.

     Ia mengatakan, Kabupaten Sleman memiliki banyak potensi desa wisata yang menarik minat pengunjung dari kota. Pengembangan potensi tersebut dapat medongkrak perekonomian masyarakat di desa.

     "Seiring dengan perkembangan tersebut, salah satu agenda penguatan desa yang diamanatkan UU No. 6 Tahun 2014 adalah dihadirkannya lembaga ekonomi berbasis desa yang diberi nama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," katanya.

     Priyo mengatakan, strategi penguatan potensi desa wisata melalui BUMDesa merupakan salah satu solusi untuk melepaskan ketergantungan masyarakat desa terhadap bantuan pemerintah. Manfaat yang di peroleh dari proyek perubahan optimalisasi operasional BUMDesa dalam Pariwisata Desa yaitu diantaranya manfaat bagi masyarakat berupa kepastian hukum dalam mengelola BUMDes.

     "Selain itu membuka lapangan pekerjaan, bagi wisatawan berupa tersedianya produk hasil BUMDes yang menarik dan tersedianya destinasi wisata BUMDesa Wisata Desa Terpadu," katanya.

     Sedangkan untuk pemerintah manfaat yang diperoleh yaitu meningkatnya Pendapatan Asli Desa, efektifitas, dan meningkatkan ekonomi kerakyatan serta kepercayaan masyarakat pada BUMDesa.

     Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menyampaikan selamat atas keberhasilan Pemerintah Desa Sambirejo mewujudkan BUMDes Sambimulyo untuk mengelola objek wisata Tamn Tebing Breksi yang telah menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sleman.

     "Saya harap dengan peluncuran Bukisadu ini dapat meningkatkan potensi Tebing Breksi untuk memberdayakan masyarakat di sekitarnya," katanya.

     Sri Muslimatun menaruh harapan agar "Bumisadu" Sambimulyo dapat membuka lapangan kerja baru yang menjanjikan bagi masyarakat Sambirejo.

     "BUMDes merupakan sebuah badan usaha yang penyertaannya berasal dari desa dan ditujukan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri. Saya mendorong agar masyarakat mengembangkan sektor pariwisata melalui pengembangan strategi promosi, pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat serta pengembangan kemitraan," katanya.

     Ia menegaskan bahwa pendirian BUMDesa bukan hanya menjadi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat namun juga meningkatkan daya saing desa.

     "Pengembangan BUMDesa dilakukan pula untuk menekan urbanisasi, membuka lapangan pekerjaan baru guna mengurangi jumlah pengangguran di Sleman, dan berpotensi membuka peluang usaha secara dinamis dan berkesinambungan," katanya.

     Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Sleman yang diwakili Wakil Bupati Sleman dan Pemerintah Desa Sambirejo yang diwakili Kepala Desa Sambirejo, Mujimin terkait kerja sama pengembangan kawasan wisata di Desa Sambirejo, Prambanan.

 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar