Sleman menyelenggarakan Bursa Inovasi Desa

id Sleman,Bursa inovasi desa,Pemkab Sleman

Pembukaan Bursa Inovasi Desa yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kabupaten Sleman. (Foto Istimewa)

Sleman (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Bursa Inovasi Desa sebagai wadah pemerintah desa untuk menyelesaikan masalahan perencana pembangunan di desa.

"Kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial, namun para peserta yang hadir dapat meniru dan berkomitmen untuk mengimplementasikan inovasi-inovasi yang didapat sesuai dengan kemampuan desa masing-masing," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sleman Priyo Handoyo pada pembukaan Bursa Inovasi Desa di Gedung Youth Center, Triharjo, Sleman, Rabu.

Menurut dia, dengan adanya alokasi dana desa pemerintah desa dituntut berinovasi agar terwujudnya kemandirian desa dengan pemanfaatan dana desa.

"Bursa Inovasi desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif dan inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa di lingkup Kabupaten," katanya.

Kegiatan yang dipamerkan dalam Bursa Inovasi desa yakni kegiatan-kegiatan yang bernilai inovatif dalam pembangunan desa yang bukan dalam bentuk barang tetapi dalam bentuk ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa.

Ketua Panitia Bursa Inovasi Desa Cluster Sleman Tengah Darman mengatakan Bursa Inovatif Desa kali ini meliputi enam kecamatan yang ada di Sleman bagian tengah, yakni Mlati, Sleman, Tempel, Turi, Ngaglik, Depok yang terdiri dari 32 desa.

"Dari kegiatan ini peserta akan menerima petunjuk terkait inovasi apa saja yang bisa dilakukan di desanya masing-masing, dengan tiga kategori yakni, sumberdaya manusia, ekonomi, dan infrastruktur," katanya.
      Baca juga: Pemkab Sleman mengharapkan mahasiswa KKN menjadi pemecah permasalahan
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar