Raline Shah dukung pemerataan pembangunan di daerah tertinggal

id Raline shah,Daerah tertinggal,selebriti

Raline Shah dukung pemerataan pembangunan di daerah tertinggal

Raline Shah saat ditemui dalam jumpa pers penyerahan donasi untuk pembangunan asrama di Nabire, Selasa (14/1/2020). (ANTARA/Yogi Rachman)

Raline dan Yayasan Tunas Bakti Nusantara akan membangun asrama untuk siswa SD dan SMP di Desa Muko, Nabire, Papua.
Jakarta (ANTARA) - Aktris Raline Shah mengungkapkan dukungannya bagi pemerataan pembangunan daerah tertinggal di Indonesia.

Untuk itu, Raline bersama Yayasan Tunas Bakti Nusantara yang dibentuknya sering melakukan berbagai gerakan sosial untuk mendorong pembangunan daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan).

Paling terbaru, Raline dan Yayasan Tunas Bakti Nusantara akan membangun asrama untuk siswa SD dan SMP di Desa Muko, Nabire, Papua.

"Mereka mempunyai sekolah tapi anak-anaknya ternyata harus jalan dari gunung melewati hutan tiga jam setiap harinya untuk ke sekolah dan pulang," kata Raline Shah saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Upaya pembangunan asrama ini juga mendapat dukungan penuh dari Bosch Indonesia yang memberikan donasi serta program pelatihan pemberdayaan bagi masyarakat setempat.

Baca juga: Aktris Widyawati raih penghargaan tingkat Asia Pasifik

"Di Papua paling banyak daerah seperti itu. Dan memang request dari perusahaannya sendiri mereka mau membantu daerah Papua. Jadi kita sangat senang dan kita menemukan banyak yang perlu dibantu di sana," ujarnya.

Raline Shah menyadari upaya yang dilakukannya itu tidak dapat sepenuhnya mengatasi permasalahan daerah tertinggal di Indonesia. Namun melalui gerakan ini, Raline berharap kesenjangan kesejahteraan antara tiap daerah di Indonesia tidak semakin melebar.

"Teman-teman di sini emang semuanya bekerja sangat keras setiap harinya untuk memastikan bahwa daerah-daerah ini terbantu secara efektif, secara cepat dan secara benar," imbuhnya.
Baca juga: Pangeran Harry dan Meghan mengucapkan terima kasih kepada Kanada
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar