Bianca hadir di Perpustakaan Yogyakarta penuhi kebutuhan referensi perbankan-moneter

id Bianca,perpustakaan,yogyakarta,literasi,keuangan

Bianca hadir di Perpustakaan Yogyakarta penuhi kebutuhan referensi perbankan-moneter

Kepala Perwakilan BI DIY Hilman Tisnawan (tengah) bersama Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti (kanan) dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko (kiri) saat peresmian Bianca atau Bank Indonesia Corner untuk Anda di Perpustakaan Kota Yogyakarta, Selasa (28/1). (ANTARA/Eka AR)

Yogyakarta (ANTARA) - Bank Indonesia Corner untuk Anda (Bianca) hadir di Perpustakaan Kota Yogyakarta guna memenuhi kebutuhan referensi masyarakat terkait seluk beluk dunia perbankan dan moneter sehingga diharapkan literasi masyarakat tentang keuangan semakin meningkat.



“Keberadaan Bianca ini diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat terkait bank sentral dan seluk beluk keuangan. Kami ingin ikut memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi di bidang itu,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Hilman Tisnawan dalam peresmian Bianca di Yogyakarta, Selasa.



Bianca dapat diakses secara langsung di lantai dua gedung Perpustakaan Kota Yogyakarta yang berada di Jalan Suroto Kotabaru dan nantinya akan dikembangkan fasilitas yang sama di Perpustakaan Alternatif Yogyakarta (Pevita).



Pengunjung perpustakaan bisa langsung mengakses buku-buku referensi yang disiapkan di Bianca, namun ratusan buku-buku tersebut hanya bisa dibaca di tempat dan bukan untuk dipinjam oleh pemustaka.



Selain buku, juga disiapkan fasilitas tambahan seperti sofa yang cukup nyaman untuk membaca dan komputer yang terhubung dengan internet untuk mencari referensi tambahan.



“Saat ini, orang semakin dimudahkan untuk mendapat informasi dengan kemajuan teknologi. Semua orang menjadi serba tahu, cukup dari internet. Tetapi, kebutuhan referensi dari buku tetap diperlukan supaya pengetahuan yang diperoleh semakin lengkap,” katanya.



Hilman pun mengapresiasi kondisi Perpustakaan Kota Yogyakarta yang bisa menggabungkan fungsi perpustakaan untuk mencari referensi buku dengan kebutuhan tempat untuk berinteraksi.



Berdasarkan data, jumlah pengunjung di Perpustakaan Kota Yogyakarta yang berada di Kotabaru dengan pengunjung Pevita mencapai 2.000 hingga 3.000 per harinya.



Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, membaca perlu terus dibudayakan karena rajin membaca tidak akan merugikan. ”Dengan membaca, kita memiliki referensi yang luas. Tidak hanya katanya-katanya saja,” kata Haryadi.



Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Wahyu Hendratomoko mengatakan koleksi buku di Bianca sebelumnya hanya 70 judul namun kini sudah ditambah menjadi sekitar 500 judul buku.



“Sebagian besar memang buku mengenai ekonomi dan keuangan tetapi ada pula beberapa buku terkait gaya hidup,” katanya.



Wahyu mengatakan, sejumlah fasilitas tambahan yang bisa diakses pengunjung saat berada di Bianca memang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.



“Sekarang ini, perpustakaan bukan hanya tempat pinjam buku tetapi harus mampu bertransformasi sesuai perkembangan zaman yaitu menjadi pusat aktivitas literasi yang aman dan nyaman,” katanya.



Oleh karena itu, lanjut Wahyu mengatakan, Perpustakaan Kota Yogyakarta buka 24 jam sehari guna memenuhi kebutuhan masyarakat. “Warga bisa berkunjung ke perpustakaan usai jam kerja,” katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar