288 anak ikut The Voice Kids Indonesia season 4 di Yogyakarta

id the voice kids,gtv

288 anak ikut The Voice Kids Indonesia season 4 di Yogyakarta

Salah satu anak peserta "recruitment" The Voice Kids Indonesia season 4 di Yogyakarta (HO-GTV)

Yogyakarta (ANTARA) - Sebanyak 288 anak ikut ajang pencarian bakat dan kompetisi bernyanyi The Voice Kids Indonesia season 4 yang diadakan stasiun televisi GTV di Hotel Sahid Jaya Yogyakarta, Minggu.

"Setelah sebelumnya membawa Keva peserta asal Denpasar keluar sebagai juara, kini The Voice Kids Indonesia yang memasuki season 4 menggelar 'recruitment' untuk mencari talenta baru anak-anak dari seluruh Indonesia," kata Executive Producer The Voice Kids Indonesia season 4 Deasy Yohana.

Menurut dia, "recruitment" ini membuka kesempatan bagi anak-anak usia mulai 7 tahun hingga 15 tahun yang memiliki kualitas vokal dan karakter yang unik.

Selain itu, peserta anak-anak ini boleh tampil solo maupun duo dan terbuka luas untuk berbagai genre musik sehingga tidak ada batasan dalam menampilkan kemampuan vokal para peserta.

Ia mengemukakan, "recruitment" dilakukan di 11 kota besar di Tanah Air, yakni Balikpapan, Padang, dan Bandung pada 2 Februari 2020, Surabaya dan Kupang (9 Februari), Medan, Denpasar, dan Makassar (16 Februari), Batam dan Yogyakarta (23 Februari), dan berakhir di Jakarta pada 29 Februari 2020.

"The Voice Kids Indonesia menjadi ajang penantian bagi pemirsa setia GTV. Anak-anak dalam upaya meraih mimpi menjadi cerita menarik dalam setiap 'recruitment' di kota mana pun," katanya,

Di ajang ini, kata dia, kualitas para peserta anak-anak dipertaruhkan untuk mendapatkan gelar juara. "Kami menjangkau hampir di setiap kota besar di Indonesia demi mendapatkan kualitas suara terbaik dari para peserta di setiap daerah," kata Deasy.

Koordinator Creative The Voice Kids Indonesia season 4 Hasbi Assydiqi menambahkan perjalanan peserta anak-anak dalam The Voice Kids Indonesia akan terus berlanjut setelah rangkaian "pre-auditions", yakni babak "Blind Auditions", "Battle Round", "Live Round", semifinal, dan berakhir di "grand final".

"Yang menarik di season ini adalah adanya 'treatment' berbeda yakni sistem 'Block Button' di 'Blind Auditions' dan 'Steal Deal' di babak 'Battle Round'," katanya.

Ia menjelaskan "Block Button" dapat digunakan oleh salah satu "coach" ke "coach" lain agar "coach" tersebut tidak dapat dipilih oleh peserta pilihannya. Sedangkan "Steal Deal" adalah kondisi di mana "coach" dapat menyelematkan peserta yang gagal dari "coach" lain.

"The Voice Kids Indonesia menjaring talenta suara anak bangsa di seluruh Indonesia, mempersatukan keragaman budaya Indonesia dalam satu panggung. Wujudkan mimpi anak Indonesia untuk menjadi idola baru melalui rangkaian 'recruitment' di masing-masing kota," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar