Revitalisasi trotoar Jalan Sudirman dimulai dari Tugu

id Trotoar,revitalisasi,Yogyakarta

Revitalisasi trotoar Jalan Sudirman dimulai dari Tugu

Ilustrasi - Hasil pekerjaan revitalisasi trotoar di Jalan Sudirman, Yogyakarta. ANTARA/Eka AR

Rencana pekerjaan tersebut diterapkan untuk memastikan agar revitalisasi kawasan Tugu Yogyakarta sudah benar-benar selesai dilakukan saat agenda Jogja Night Carnival ...

Yogyakarta (ANTARA) - Pekerjaan revitalisasi trotoar tahap dua di ruas Jalan Sudirman, Kota Yogyakarta, akan dimulai dari seputar kawasan Tugu baru kemudian mengarah ke timur menuju Jembatan Gondolayu.

“Jika pada tahap satu revitalisasi dikerjakan dari sisi timur ke barat, maka pada tahap dua ini akan dikerjakan dari sisi barat dulu yaitu di kawasan Tugu Yogyakarta baru mengarah ke timur. Tahapan pekerjaan fisiknya dibalik,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Umi Akhsanti di Yogyakarta, Minggu.

Rencana pekerjaan tersebut diterapkan untuk memastikan agar revitalisasi kawasan Tugu Yogyakarta sudah benar-benar selesai dilakukan saat agenda Jogja Night Carnival yang menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun Yogyakarta digelar. Agenda tahunan tersebut dijadwalkan digelar pada 7 Oktober 2020.

Baca juga: Revitalisasi trotoar Jalan Sudirman Yogyakarta ditargetkan selesai Oktober

Selain memperbaiki kondisi trotoar dan menggantinya dengan material teraso yang lebih berpori, dalam pekerjaan revitalisasi tahap dua tersebut juga akan dilakukan pekerjaan ducting untuk kabel listrik PLN dan kabel fiber optik milik penyedia layanan selular.

“Untuk saat ini pekerjaan ducting atau menanam kabel ke saluran khusus di dalam tanah akan dilakukan di radius 50 meter dari Tugu Yogyakarta. Ini yang sudah pasti, khususnya untuk kabel listrik PLN,” kata Umi yang berharap kawasan Tugu akan bebas dari kabel listrik di atas tanah.

Seperti pada tahap pertama, pekerjaan tahap dua revitalisasi trotoar Jalan Sudirman Yogyakarta juga akan memanfaatkan anggaran dari dana keistimewaan, yaitu sekitar Rp26,5 miliar pada tahun ini.

Lelang untuk pekerjaan fisik diharapkan sudah dapat dilakukan awal Maret dengan proses lelang sekitar satu bulan sehingga pekerjaan fisik sudah dapat dilaksanakan pada Mei.

“Konsep untuk revitalisasi tahap dua ini sedikit berbeda dengan konsep yang kami terapkan untuk trotoar Jalan Sudirman dari simpang empat Gramedia hingga Jembatan Gondolayu. Kali ini, kami akan lebih menonjolkan suasana Tugu yang juga menjadi bagian dari sumbu filosofis Yogyakarta,” katanya.

Baca juga: Permohonan keringanan PBB Yogyakarta bisa kolektif

Pada revitalisasi tahap pertama, konsep yang diusung adalah garden city sesuai dengan konsep kawasan Kotabaru yang juga menjadi kawasan cagar budaya di Kota Yogyakarta.

“Trotoar tetap akan dilengkapi dengan taman. Tetapi, pohon atau tanaman yang akan ditanam harus bisa menguatkan suasana kawasan yang menjadi sumbu filosofis Yogyakarta. Tanaman tidak boleh dipilih sembarangan,” katanya.

Sedangkan fasilitas trotoar seperti guiding block untuk tunanetra dan fasilitas pendukung seperti kursi taman, lampu, hingga bollard pun akan disesuaikan untuk mendukung suasana kawasan.

Trotoar di sisi selatan akan diperlebar satu meter sedangkan lebar di sisi utara tidak akan mengalami perubahan karena dinilai sudah cukup ideal.

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar