Borneo FC menjadwalkan pemusatan latihan di Yogyakarta

id Borneo fc, borneo fc samarinda, farid abubakar, pemusatan latihan, liga 1 2021

Borneo FC menjadwalkan pemusatan latihan di Yogyakarta

Para pemain dan ofisial Borneo FC. (HO/Borneofc.id)

Jakarta (ANTARA) - Borneo FC menjadwalkan pemusatan latihan bagi para pemainnya pada 23 Mei 2021 di Yogyakarta selama dua pekan sebagai persiapan menuju Liga 1 yang akan digelar Juli mendatang. 

"Kami sudah merancang program latihan di luar Samarinda, dan pemusatan latihan akan kami lakukan di Yogya selama dua pekan," kata Manajer Tim Borneo FC Farid Abubakar dikutip dari laman resmi klub, Rabu.

Saat berkumpul di Kota Pelajar tersebut, para pemain baru juga dipastikan akan hadir, kecuali Rifat Marasabessy yang masih mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia. 

Rifat adalah salah satu pemain yang dipanggil oleh Pelatih Timnas Shin Tae-yong untuk menjalani pemusatan latihan, guna menuntaskan laga penyisihan Piala Dunia yang akan dimainkan di Uni Emirat Arab.

Dua pemain baru Borneo FC, yakni Safruddin Tahar dan Wawan Febrianto, dipastikan akan bergabung di Yogyakarta.



"Mudah-mudahan seluruh pemain bisa hadir tepat waktu di Yogyakarta nanti, dan semuanya dalam kondisi bagus, sehingga tim pelatih bisa langsung memaksimalkan persiapan menuju kompetisi," ujar Farid.

Sejak 3 Mei lalu, Borneo FC resmi meliburkan pemainnya menjelang Hari Raya Idul Fitri dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk merayakan Lebaran bersama keluarga masing-masing. 

"Kami sudah menjalani latihan sejak awal Ramadhan lalu. Jadi, kami pikir libur sudah bisa diberikan sepekan sebelum Lebaran," tutur Farid.

Jika dibandingkan dengan tim-tim lain, Borneo FC bisa dikatakan lumayan cepat bersiap menuju Liga 1, yakni sejak awal Ramadhan. Sedangkan tim lain justru baru memulai latihan setelah Lebaran, dan beberapa tim lain juga baru mengumpulkan pemainnya pada pertengahan bulan puasa.

Menurut Farid, skuad Pesut Etam akan kembali menjalani latihan pada 23 Mei mendatang, namun pemain tak berkumpul di Samarinda, melainkan di Yogyakarta. 


 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar