Rayakan Idul Fitri, Mesut Ozil dan Mo Salah menyampaikan pesan kedamaian

id Mesut Ozil,Mo Salah,Mohamed Salah

Rayakan Idul Fitri, Mesut Ozil dan Mo Salah menyampaikan pesan kedamaian

Dokumentasi - Gelandang kesebelasan nasional Jerman Mesut Ozil berpoese di dalam jet pribadinya setibanya di Bandara Ataturk, ÊIstanbul, Turki, Senin (18/1/2021). Mesut OzilÊresmi meninggalkan Arsenal menuju Fenerbahce pada bursa transfer musim dingin 2021 ini. ANTARA FOTO/HO-Fenerbahce.org/hp.

Jakarta (ANTARA) - Umat muslim di seluruh penjuru dunia tengah merayakan hari Idul Fitri, tak terkecuali para pesepak bola dunia.

Pemain sepak bola Jerman, Mesut Ozil, menggunakan akun media sosialnya untuk berbagi kebahagiaan merayakan Hari Kemenangan dengan 24 juta pengikutnya di Instagram.

"Selamat Idul Fitri untuk semua Muslim di seluruh dunia. Semoga semua puasa dan doa kita diterima dari bulan yang penuh berkah ini," tulis @MesutOzil1088, Kamis.

Dengan mengunggah foto editan dirinya berdoa di depan mesjin Al Aqsa, Ozil juga menyelipkan pesan kedamaian tentang apa yang terjadi di Palestina saat ini.

"Doa saya untuk mereka yang tidak dapat merayakan dengan damai hari ini," kata pemain Fenerbahce itu.

Hal senada juga dilakukan oleh Mohamed Salah. Penyerang klub Inggris Liverpool itu menunggah cuitan berbahasa arab, mengucapkan "Selamat Idul Fitri kepada semua orang."

Dalam cuitan sebelumnya, pesepak bola asal Mesir itu juga meminta semua pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk lebih tegas terkait serangan Israel ke Palestina.

"Saya menyerukan kepada semua pemimpin dunia termasuk Perdana Menteri negara yang telah menjadi rumah saya selama 4 tahun terakhir untuk melakukan segala daya mereka untuk memastikan kekerasan dan pembunuhan orang yang tidak bersalah segera berhenti. Sudah cukup," ujar @MoSalah sambil menyertakan akun @BorisJohnson dalam cuitannya.

Mo Salah juga mengunggah foto yang menunjukkan dirinya sedang berada di depan Masjid Al-Aqsa.

Seperti dilaporkan, warga Palestina yang melempar batu dan polisi Israel yang menembakkan granat kejut, terlibat bentrok di luar Masjid Al-Aqsa pada Senin (10/5), dalam kekerasan yang sedang berlangsung di Yerusalem hingga menimbulkan kekhawatiran internasional.

Al-Aqsa, situs tersuci ketiga umat Islam, telah menjadi titik utama kekerasan di Yerusalem.


 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar