200 personel Polresta Yogyakarta disiagakan jaga demo di depan DPRD DIY

id demo DPRD DIY,demo tolak kenaikan harga BBM,polresta Yogyakarta

200 personel Polresta Yogyakarta disiagakan jaga demo di depan DPRD DIY

Personel kepolisian disiagakan untuk menjaga jalannya demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan gedung DPRD DIY, Kota Yogyakarta, Rabu.  (ANTARA/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Yogyakarta menyiagakan 200 personel untuk menjaga jalannya demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Kota Yogyakarta, Rabu.

"Kami menyiagakan 200 personel di lokasi," kata Kepala Seksi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharjo saat dihubungi di Yogyakarta, Rabu.

Menurut Timbul, ratusan personel yang dikerahkan merupakan anggota gabungan Polresta Yogyakarta beserta sejumlah polsek di Kota Yogyakarta.

Baca juga: Pemda DIY pastikan tak ada kenaikan tarif Trans Jogja

Ia berharap para peserta aksi dapat menyampaikan aspirasinya secara santun serta tidak merusak fasilitas publik atau aset milik negara yang berada di kawasan Malioboro itu.

"Kita tetap menerima penyampaian aspirasi karena aspirasi itu hak masyarakat. Tetapi aksi agar tetap santun dan tidak merusak fasilitas atau aset-aset negara," ujar Timbul.

Sebelumnya, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menyatakan akan menggelar mimbar bebas dan audiensi bersama DPRD DIY pada Rabu, pukul 10.00 WIB.

Dalam poster pemberitahuan aksi demonstrasi yang beredar, Aksi MPBI dimulai dari Tugu Pal Putih dan selanjutnya menuju Gedung DPRD DIY.

Selain demo menolak kenaikan tarif BBM, massa rencananya akan turut menyuarakan tuntutan kenaikan upah buruh dan desakan penurunan harga kebutuhan pokok.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mempersilakan masyarakat menggelar aksi demo sepanjang memenuhi aspek perizinan.

Menurut Aji, penyampaian pendapat melalui demonstrasi merupakan hak masyarakat tanpa perlu diwarnai aksi anarkis.

"Unjuk rasa damai tidak perlu ada anarkis lalu berikan aspirasi nanti disampaikan ke siapa. Kita berharap aspirasi bisa ditindaklanjuti untuk menyampaikan pendapat," kata dia.

Baca juga: Pemkab Bantul alokasikan dua persen dari DAU untuk kompensasi dampak BBM

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.