Musisi bumikan Presidensi G20

id M20, music 20, Candra Darusman, presidensi g20

Musisi bumikan Presidensi G20

Ki-ka: Triawan Munaf, Tantowi Yahya, Candra Darusman dan Kadri Mohamad di konferensi pers M20 Concert, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (1/11/2022) (ANTARA/Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA) -
Candra Darusman selaku Co-chairs Music 20 (M20) sebagai acara pendamping Presidensi G20 mengatakan bahwa musisi bertanggung jawab dalam membantu membumikan isu-isu yang diangkat Indonesia dalam Presidensi G20.
 
"Agar isu itu dihayati oleh masyarakat karena kita juga bagian dari masyarakat dunia," kata Candra dalam konferensi pers M20 Concert di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa.
 
Konferensi Tingkat Tinggi M20, dipelopori United in Diversity dan Yayasan Anugerah Musik Indonesia, digelar pada Senin (31/10) diharapkan Candra bisa terus berkelanjutan.
 
Candra menjabarkan imbauan yang disampaikan dalam KTT berkisar mengenai empat isu besar, yakni ancaman perubahan iklim yang harus disikapi dengan gaya hidup lebih baik.
 
Kemudian, isu lingkungan yang harus disikapi dengan membuat konser yang rendah emisi agar lingkungan tidak tercemar. Ketiga, transformasi digital dalam bidang musik dan keterbukaan industri musik yang harus diimplementasikan.
 
Candra berharap gerakan ini bisa jadi pemicu energi baru di mana musisi bisa berpartisipasi untuk menyelesaikan masalah di dunia.

"Karena masalah dunia tidak bisa diselesaikan pemerintah semata, butuh masyarakat termasuk musisi," ujar Candra.
 
M20 Summit conference pada 31 Oktober yang secara resmi dibuka oleh Menteri BUMN Erick Thohir, dihadiri oleh 100 delegasi yang mencakup 30 peserta delegasi Indonesia dan 70 peserta delegasi negara-negara G20 dan negara undangan G20.
 
Negara-negara yang hadir adalah Amerika Serikat, Brazil, Jepang, Kanada, Kamboja, India, Indonesia, Inggris, Italia, Meksiko, Afrika Selatan, Russia, dan anggota Uni Eropa.

 
 
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Musisi bantu membumikan isu Presidensi G20
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024