"Open house" di Istana menjadi momentum merajut hubungan

id Pengamat UI,Cecep Hidayat,Open House,Gelar Griya,Jokowi Megawati

"Open house" di Istana menjadi momentum merajut hubungan

Arsip- Presiden Jokowi bersilaturahim dengan masyarakat saat open house di Istana Bogor, (15/6/2018) (ANTARA News / Desca Lidya)

Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik Universitas Indonesia Cecep Hidayat mengatakan bahwa agenda open house (gelar griya) di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini, dapat menjadi momen merajut hubungan pasca-Pemilu 2024.

"Tentu saja harapannya secara optimistis ini semuanya bisa mau terbuka, mau berkomunikasi, mau merajut kembali hubungan yang sempat tidak baik-baik saja pasca-Pemilu Anggota Legislatif dan Pilpres 2024," kata Cecep saat dihubungi dari Jakarta, Rabu.

Termasuk, kata Cecep, merajut hubungan antara Presiden RI Joko Widodo dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Hal ini dikarenakan, menurut dia, dalam beberapa kesempatan elite PDIP terkesan membuat pernyataan ofensif kepada Jokowi.

Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa bila pertemuan Megawati-Jokowi dapat terjadi di open house hari ini, maka dapat menjadi modal untuk rekonsiliasi.

"Tentu saja pertemuan Megawati-Jokowi bisa menjadi modal untuk rekonsiliasi ke depannya karena Jokowi sendiri dibesarkan oleh PDI Perjuangan sebenarnya. Mendapatkan dukungan politik dari PDI Perjuangan mulai dari Solo, Jakarta, sampai Presiden," ujarnya.

Walaupun demikian, ia berpendapat bahwa kecil kemungkinan Megawati untuk hadir dalam acara gelar griya hari ini.

"Kecil kemungkinan Megawati untuk hadir di acara open house. Kecenderungannya seperti itu kalau saya melihatnya," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengajak tokoh politik yang pro maupun kontra terhadap Presiden RI Joko Widodo untuk dapat menghadiri gelar griya di Istana Kepresidenan.

"Saya menyarankan kepada tokoh-tokoh ataupun seluruh masyarakat, baik yang setuju maupun tidak setuju dengan Bapak Presiden, ayo datang. Kita sama-sama pada Idul Fitri yang penuh dengan maaf-memaafkan untuk kita kembali kepada fitrahnya," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/4).



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat: Open house di Istana hari ini jadi momen merajut hubungan