Bantul fasilitasi pelaku seni ekspresikan seni melalui festival budaya

id Festival budaya ,Mataram Culture Festival ,Fasilitasi pelaku seni

Bantul fasilitasi pelaku seni ekspresikan seni melalui festival budaya

Festival budaya bertajuk Mataram Culture Festival di Lapangan Stadion Sultan Agung Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Festival digelar pada 3 dan 4 Agustus 2025. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan festival budaya bertajuk Mataram Culture Festival 2025 sebagai bagian dari upaya memfasilitasi pelaku seni budaya daerah tersebut untuk mengekspresikan seni dan kreativitas.

"Mataram Culture Festival sebagai salah bentuk fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Bantul untuk memberikan ruang ekspresi seni dan kreativitas bagi pelaku seni," kata Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja di Bantul, Senin.

Menurut dia, festival budaya yang dikemas dengan Gebyar Seni Budaya tersebut digelar pada 3 dan 4 Agustus 2025 di lapangan Stadion Sultan Agung Bantul, dengan mengambil tema "Bantul Bumi Satriya, Sawiji Ambuka Kertaning Praja".

Dia mengatakan, Mataram Culture Festival menyuguhkan pertunjukan yang memadukan unsur seni tradisional dan modern, menampilkan atraksi budaya masa lalu dan masa kini.

"Dengan melibatkan anak-anak muda dari pelajar hingga sanggar budaya lokal untuk unjuk kebolehan, hal ini tentunya menandakan bahwa estafet pelestarian budaya di Kabupaten Bantul tengah dan terus berlangsung secara berkesinambungan," katanya.

Baca juga: Disbud Bantul motivasi pelestari adat untuk terus melestarikan seni budaya

Agus mengatakan, pada hari pertama 3 Agustus festival diawali dengan pentas jathilan, pentas tari dari sanggar sanggar kesenian yang ada di Bantul, serta penampilan musik etnik.

"Kami juga mengajak Forum Sekolah Luar Biasa se-Bantul untuk menampilkan pementasan dari anak-anak kita yang mempunyai kemampuan dan bakat istimewa yang belajar di sekolah luar biasa di Bantul," katanya.

Kemudian pada 4 Agustus secara berturut turut menampilkan kreativitas dan seni para seniman dan grup musik dari Bantul.

Festival budaya tersebut, kata dia, diharapkan dapat menjadi panggung inklusif yang menghidupkan semangat kesatria, semangat kebersamaan, dan gotong royong, membina persatuan dan memperkuat jati diri Keistimewaan DIY.

"Mataram Culture Festival juga diharapkan dapat memberikan dampak yang luas dalam rangka untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan seniman dan berbagai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Bantul," katanya.

Baca juga: Bantul melestarikan seni sastra dan bahasa melalui kegiatan Gelar Sastra

Baca juga: Dispar Bantul gelar Pagelaran Seni Sendratari wadahi seniman lestarikan seni

Baca juga: Disbud Bantul kenalkan sejarah Sumpah Pemuda melalui pameran seni rupa

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.