BPBD Bantul mengaktifkan 18 pos siaga banjir dan longsor hadapi hujan

id BPBD Bantul ,Siaga banjir dan longsor ,Hadapi musim hujan

BPBD Bantul mengaktifkan 18 pos siaga banjir dan longsor hadapi hujan

Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengaktifkan sebanyak 18 pos siaga banjir dan longsor dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi selama musim hujan.

"Segera kami akan aktivasi pos siaga banjir dan longsor di kelurahan. Untuk tahun ini kami akan mengaktifkan 18 pos," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Rabu.

Menurut dia, 18 pos siaga banjir dan longsor tersebut berada di kelurahan Munthuk dan Jatimulyo (Dlingo), kelurahan Srimartani Piyungan, Kelurahan Pleret, Segoroyoso, Wonolelo (Pleret).

Kemudian di kelurahan Wukirsari, Karangtalun, Sriharjo, Karangtengah, Imogiri, Girirejo (Kecamatan Imogiri), kelurahan Argodadi, Argosari (Sedayu), Kelurahan Bangunjiwo Kasihan, Kelurahan Parangtritis Kretek, Kelurahan Murtigading Sanden, dan Trirenggo Bantul.

"Sebanyak 18 pos banjir longsor ini berdasarkan potensi bencana dan keaktifan kelurahan dalam hal pelaporan dan komunikasi," katanya.

Meski demikian, kata dia, seluruh kelurahan di wilayah Bantul yang berjumlah 75 kelurahan tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan tentang banjir dan tanah longsor di wilayahnya ketika hujan deras mengguyur daerahnya.

"Pemerintah juga mengeluarkan Surat Edaran Bupati Bantul untuk 75 kelurahan agar mengaktifkan pos siaga banjir dan longsor," katanya.

Lebih lanjut dia juga mengatakan, Bupati Bantul telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan angin kencang, terhitung mulai 24 Oktober 2025 sampai 24 Januari 2026.

Dengan status siaga darurat tersebut, BPBD agar mengkoordinasikan perangkat daerah dalam rangka menyusun program dan kegiatan siaga darurat banjir, tanah longsor, dan angin kencang sebagai antisipasi penanggulangan bencana.

"Kepada seluruh warga Bantul juga dimohon agar meningkatkan kewaspadaan. Siapkan diri dan ikuti informasi resmi dari BPBD ataupun pemerintah setempat," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.