BPBD Bantul motivasi masyarakat agar selalu tanggap terhadap bencana

id BPBD Bantul ,Edukasi tanggap bencana ,Minimalkan korban

BPBD Bantul motivasi masyarakat agar selalu tanggap terhadap bencana

Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta terus memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat setempat agar selalu tanggap terhadap ancaman bencana alam yang berpotensi terjadi di daerah ini.

"Dalam hal ini kami BPBD selalu memberikan motivasi kepada masyarakat bahwasanya kita harus siap tanggap dan tangguh karena Bantul adalah 'supermarket'-nya bencana dengan adanya 11 ancaman bencana," kata Sekretaris BPBD Bantul Ribut Bimo Haryo Tejo di Bantul, Rabu.

Berbagai ancaman bencana alam yang berpotensi di Bantul diantaranya gempa bumi, banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan lain sebagainya, terlebih belum lama ini wilayah Bantul terkena dampak goncangan gempa bumi Pacitan Jawa Timur.

"Dan kebetulan beberapa hari lalu dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) berkunjung ke Bantul dan melihat dampak yang terjadi di Bantul akibat goncangan gempa bumi kemarin (gempa M6.2)," katanya.

Berkaitan dengan gempa bumi tersebut, di wilayah Bantul setidaknya berdampak pada kerusakan bangunan baik fasilitas publik, fasilitas pemerintah maupun rumah rumah milik masyarakat. Saat ini, kerusakan dalam proses penanganan.

"Dan tentunya, kami, Pemkab Bantul akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Pokoknya masyarakat jangan panik, kita hadapi semua untuk Bantul dan memberikan terbaik untuk masyarakat Bantul," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja mengatakan masyarakat harus tetap waspada, bukan hanya gempa bumi, melainkan ancaman bencana hidrometeorologi yang sampai saat ini potensinya belum berakhir.

"Jadi masyarakat hati hati di dalam aktivitasnya, kalau hujan angin jangan berteduh di bawah pohon yang besar, karena sangat berisiko, di jalan juga hati hati bagaimana kondisi sekitarnya," katanya.

Menurut dia, mitigasi bencana harus selalu dilakukan masyarakat melalui edukasi terus oleh BPBD Bantul, dan masyarakat harus selalu mengikuti prosedur tetap (protap), agar bisa selamat mana kala terjadi bencana.

"Sehingga pengalaman kemarin (dampak gempa) jangan lagi terjadi kecelakaan luka atau korban hanya karena kepanikan, kita harus sudah tangguh, harus bisa memitigasi diri sendiri," katanya.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.