Gempa magnitudo 5,2 guncang Maluku Tenggara

id Gempa bumi,Gempa,Maluku,Maluku Tenggara

Gempa magnitudo 5,2 guncang Maluku Tenggara

Tangkapan layar- Titik pusat lokasi gempa magnitudo 5,2 yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, Minggu, (1/2/2026). ANTARA/Khaerul Izan

Jakarta (ANTARA) - Gempa magnitudo 5,2 mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Minggu sekitar pukul 04.21 WIB atau pukul 6.21 WIT dan dipastikan tidak berpotensi Tsunami.

Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resmi yang dikutip di Jakarta, Minggu, menyatakan bahwa gempa yang mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara, berlokasi di titik koordinat Lok 6.54LS, 130.76BT.

Lokasi tersebut, menurut data yang sama yaitu berjarak sekitar 170 kilo meter Barat Laut Maluku Tenggara, dengan kedalaman 118 kilometer.

Baca juga: IDM adakan pelatihan tanggap bencana gempa bagi pelajar SMA di Bantul

Baca juga: BPBD Bantul mendata dua rumah rusak terdampak gempa bumi magnitudo 4,4

Informasi yang sama menyatakan bahwa data yang disampaikan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis akun resmi BMKG.

BMKG belum melaporkan secara rinci terkait dengan pemicu dan dampak yang ditimbulkan gempa tersebut terhadap masyarakat.

Untuk itu, masyarakat diimbau supaya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh resmi dilaporkan oleh BMKG.

Baca juga: Sejumlah warga Yogya berlarian saat gempa M4,5 guncang Bantul

Baca juga: BMKG: Gempa M5,5 guncang Pacitan dan sekitarnya pada Selasa pagi

Baca juga: BMKG: Gempa magnitudo 5,7 di Pacitan terasa sampai Bali



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gempa magnitudo 5,2 guncang Maluku Tenggara

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.