Kiat menjaga kesehatan bagi anggota jamaah haji dengan komorbiditas

id haji komorbiditas,kesehatan haji,haji 2026

Kiat menjaga kesehatan bagi anggota jamaah haji dengan komorbiditas

Arsip Foto - Petugas medis memeriksa kesehatan calon haji di Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/5/2025). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Jakarta (ANTARA) - Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PERDOKHI) membagikan kiat-kiat untuk menjaga kesehatan bagi anggota jamaah haji dengan komorbiditas, antara lain dengan menjaga makan dan berolahraga secara teratur.

"Pertama memelihara status istitha’ah-nya dengan melakukan olahraga teratur, asupan makanan bergizi, dan menghindari makanan pemicu hiperkolesterolemia," kata Ketua Umum PERDOKHI Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpKFR, MARS, AIFO–K saat dihubungi ANTARA pada Jumat.

Dia menyarankan anggota jamaah haji dengan penyakit penyerta mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang yang mencakup nasi, ikan, daging, telur, serta sayur dan buah kaya serat.

Menurut dia, anggota jamaah haji dengan komorbiditas sebaiknya menghindari makanan yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah seperti makanan yang terlalu asin atau terlalu manis serta makanan bersantan.

Selain itu, anggota jamaah haji sebaiknya berusaha memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

"Jangan lupa untuk meminum vitamin atau suplemen setiap hari," kata dr. Syarief.

Baca juga: Wamenhaj menegaskan "War Ticket" haji masih sebatas wacana

Baca juga: Hal-hal yang perlu disiapkan calon haji dengan komorbiditas

Anggota jamaah haji disarankan pula untuk menyiapkan diri dengan rutin melakukan aktivitas fisik selama 40 sampai 60 menit sehari minimal tiga kali sepekan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Opsi latihan fisik yang bisa dijalankan mencakup jalan kaki, berenang, berlari, atau bersepeda jika mampu.

Syarief juga mengingatkan anggota jamaah haji dengan komorbiditas untuk menyiapkan bekal obat dan tetap minum obat secara teratur sesuai anjuran tenaga medis.

Anggota jamaah haji dianjurkan membawa bekal obat yang diperlukan selama berada di Arab Saudi sampai kembali ke Indonesia. Bekal obat sebaiknya ditaruh di tempat khusus yang mudah dijangkau.

Di samping itu, PERDOKHI menyampaikan pentingnya anggota jamaah haji dengan komorbiditas menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mencukupkan istirahat, serta berpikir positif agar bisa menunaikan ibadah dalam kondisi prima.

Setelah tiba di Tanah Suci, Syarief mengatakan, jamaah haji sebaiknya mengatur pelaksanaan ibadah berdasarkan prioritas sesuai dengan kondisi fisik agar tidak sampai kelelahan dan kesehatannya terganggu ketika harus menunaikan ibadah haji.

Pemerintah Indonesia tahun ini mendapat jatah memberangkatkan 221.000 orang untuk berhaji di Tanah Suci. Pemberangkatan jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kiat menjaga kesehatan bagi anggota jamaah haji dengan komorbiditas

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.