Perajin batik Kulon Progo ciptakan model tas

id batik

Perajin batik Kulon Progo ciptakan model tas

Ilustrasi (Foto antarafoto.com)

Kulon Progo (Antara Jogja) - Perajin tas batik di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menciptakan berbagai model tas supaya mampu bersaing dengan produk dari dalam dan luar negeri.

Perajin tas batik Taruban Sentolo Suminto di Kulon Progo, Kamis, mengatakan dirinya telah menciptakan lebih dari 50 model tas batik.

"Setiap bulan kami meluncurkan model tas minimal tiga. Model tas yang diciptakan sesuai tren di pasaran atau model baru yang unik dan bagus," kata Suminto.

Menurut dia, kunci dari kebehasilan menjalankan bisnis tas batik adalah kreasi dan inovasi. Kalah satu model, akan menyebabkan pelanggan mencari ke perajin lain.

Selain menciptakan model terbaru, lanjut Suminto, dirinya juga bersaing dari segi kualitas dan harga.

"Kami berusaha menekan biaya produksi tanpa meninggalkan kualitas. Kami berusaha mencari bahan murah dan mencari penjahit yang profesional," katanya.

Ia mengatakan harga tas batik yang ditawarkan sangat bervariasi mulai dari Rp10 ribu hingga Rp55 ribu. Harga tas tergantung dari model dan kombinasi bahan yang digunakan.

"Untuk tas tenteng batik Rp10 ribu, tas ransel Rp20 ribu, tas untuk berpergian Rp55 ribu. Tas yang mahal biasanya dikombinasi dengan kulit sintetis," kata dia.

Ia menjual produknya ke berbagai daerah mulai dari Malang dan Surabaya untuk wilayah timur, dan wilayah barat meliputi Cirebon, Jakarta dan Medan.

"Barang yang banyak dimintai dari daerah ini tas ransel dan celana batik perca. Omzet per bulan rata-rata Rp120 juta. Angka ini meningkat apabila hari libur sekolah atau hari besar lainnya," kata dia.

Salah satu karyawan Suminto, Sulis mengatakan tas batiknya mampu bersaing dengan produk luar negeri.

"Saat ini, kami memproduksi tas menyesuaikan dengan daya beli masyarakat. Pada dasarnya, kami dapat membuat produksi tas dengan kualitas tinggi seperti Cina. Tapi, daya beli masyarakat cenderung dengan kualitas standar," kata Sulis.

(KR-STR)

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.