Pemkab Gunung Kidul kaji potensi ASN

id badingah

Ilustrasi (Foto Istimewa)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengkaji potensi Aparatur Sipil Negara dalam rangka penataan pejabat.

Bupati Gunung Kidul Badingah di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan panitia seleksi terkait penataan pejabat.

"Hasil koordinasi dan evaluasi yang dilakukan, ada pejabat yang tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Yakni ada beberapa kepala dinas yang belum sesuai dengan kompetensinya," kata Badingah.

Ia mengatakan nantinya pemkab akan melakukan penataan pejabat sesuai dengan kompetensinya untuk menjabat sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Saat ini ada delapan OPD yang masih belum terisi kepala dinasnya.

"Nantinya akan disesuaikan terlebih dahulu, jadi delapan OPD yang kosong mungkin diisi dari pergeseran," katanya.

Badingah mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara untuk emngisi kelala dinas.

"Jadi nantinya kami lakukan penataan terlebih dahulu. Setelah itu baru dilakukan pengisian dan seleksi yang dilakukan belum tentu posisi OPD yang saat ini masih kosong," katanya.

Badingah mengatalan pengisian OPD akan menyesuaikan dengan kompetensinya. Dia memastikan tidak ada jual beli jabatan. Saat ini, Kabupaten Gunung Kidul masuk dalam 10 persen daerah yang bersih dari jual beli jabatan. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Gunung Kidul masuk kabupaten yang bersih dari jual beli jabatan. Hanya 10 persen daerah yang mendapatkan penilaian bersih.

"Mudah-mudahan sebelum akhir April penataan sudah dilakukan. Selanjutnya pansel dapat melakukan seleksi terbuka untuk posisi yang masih kosong," katanya.

Sementara Ketua DPRD Gunung Kidul Suharno berharap penataan sesuai dengan kompetensi yyang dimiliki pejabat. "Harus disesuaikan dengan kompetensinya, jangan sampai hanya suka dan tidak suka," katanya.

KR-STR
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar