Pasar Klithikan gelar bursa motor dongkrak kunjungan

id pasar klitikan

Pasar Klithikan gelar bursa motor dongkrak kunjungan

Pasar Klithikan Kota Yogyakarta (foto yogyakarta.panduanwisata.com)

Yogyakarta, (Antaranews Jogja) - Penurunan jumlah pengunjung di Pasar Klithikan Yogyakarta sejak 2016 mendorong pedagang di pasar tersebut menggelar kegiatan Bursa Motor Jogja untuk mendongkrak kunjungan sekaligus menaikkan omzet pedagang.

"Sejak 2016, jumlah pengunjung yang datang berkurang. Ada penurunan sekitar 40 persen. Omzet pun turun 30 sampai 40 persen," kata Ketua Panitia Bursa Motor Jogja Joko Kristianto di Yogyakarta, Kamis.

Bursa Motor Jogja hanya akan digelar tiap Sabtu dan Minggu, khusus menjual sepeda motor baru dan bekas. Pembeli bisa melakukan transaksi secara tunai maupun kredit dengan fasilitasi dari salah satu lembaga pembiayaan.

Saat dibuka secara perdana pada Sabtu (20/1), ada sekitar 100 sepeda motor bekas yang dijual dan 10 di antaranya terjual secara tunai maupun kredit.

"Siapa saja bisa ikut menjual sepeda motornya di BMJ, asalkan sepeda motor tersebut dilengkapi dengan surat-surat yang lengkap," katanya yang menyebut untuk sementara ini tidak ada biaya apapun yang akan dikenakan apabila penjual ingin menjual sepeda motornya di BMJ.

Kristianto yang juga Sekretaris Paguyuban Pedagang Klithikan Kompak mengatakan, kegiatan BMJ mulai mendongkrak kunjungan ke Pasar Klithikan. "Seperti dirasakan pedagang di Blok A yang menjual barang elektronik dan antik. Jumlah pengunjung cukup ramai," katanya.

Ia berharap, BMJ mampu menambah ikon wisata belanja di Kota Yogyakarta. "Selain berbelanja sepeda motor, pengunjung juga bisa sekaligus membeli barang-barang lain di Pasar Klithikan. Bisa menjadi `one stop shopping`," katanya.

Kristianto menambahkan penurunan jumlah pengunjung di Pasar Klithikan salah satunya disebabkan kondisi perekonomian yang sedang turun.

"Barang yang dijual di Pasar Klithikan bukan bahan kebutuhan pokok. Bisa saja, konsumen lebih mengutamakan membeli bahan kebutuhan pokok sehingga mengerem pembelanjaan untuk barang lain," katanya.

Di Pasar Klithikan saat ini ada sekitar 500 pedagang yang menjual barang elektronik, antik, suku cadang kendaraan bermotor, hingga fashion.

Selain BMJ, Kristianto mengatakan, akan menggelar berbagai kegiatan lain untuk mendongkrak keramaian di Pasar Klithikan, misalnya pertemuan komunitas sepeda motor atau kegiatan lain.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Maryustion Tonang tidak mempermasalahkan kegiatan BMJ yang digelar pedagang di Pasar Klithikan.

"Tujuannya untuk mendongkrak kunjungan ke pasar. Selama tidak melanggar aturan, maka tidak ada yang dipermasalahkan," katanya.

Ia menambahkan, citra Pasar Klithikan yang dikenal dengan barang bekasnya akan tetap dipertahankan meskipun tidak menutup kemungkinan ada pengembangan jenis barang dagangan yang dijual. ***3***

(E013)


Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar