UGM meluncurkan program "Health Promoting University"

id Ugm,Helath university

Rektor Universitas Gadjah Mada  (UGM) Panut Mulyono bersama jajaran pimpinan UGM meluncurkan Program Health Promoting University (HPU) dalam acara pembukaan Lustrum XIV di Halaman Balairung UGM, Jumat. (Humas UGM)

Yogyakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yokyakarta, Panut Mulyono meluncurkan Program Health Promoting University (HPU) sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan kampus yang sehat bagi seluruh civitas akademika UGM.

"Dengan HPU ini kita merancang bagaimana mengelola universitas, menjalankan visi dan misi agar semuanya mengarah pada kegiatan yang membuat diri kita sehat baik secara fisik maupun mental," katanya seusai meluncurkan program HPU dalam acara pembukaan Lustrum XIV di Halaman Balairung UGM, Jumat.

Menurut dia, HPU diharapkan dapat mendorong berkembangnya gaya hidup sehat dimulai dari lingkungan kampus dan akhirnya berdampak lebih luas bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan ke depan dengan lingkungan yang sehat, gaya hidup yang sehat, dan kegiatan-kegiatan yang menyehatkan, kondisi kesehatan kita bisa menjadi lebih baik," ujarnya.

Perguruan Tinggi, tambah dia langkah ini diharapkan dapat ikut mempromosikan perilaku hidup sehat dan menjadikan kampus sebagai lingkungan yang sehat.

Pengajar di Fakultas Kedokteran, Keperawaran, dan Kesehatan Mayarakat UGM Prof Yayi Suryo Prabandari mengimbau agar segenap sivitas akademika, terutama dosen dan tenaga kependidikan, mengikuti kegiatan olahraga yang secara rutin diadakan di setiap fakultas ataupun unit kerja serta memperhatikan asupan makanan.

"Olahraga kalau bisa dilakukan setiap hari. Usahakan juga makan 3 porsi sayur dan 2 porsi buah setiap hari dan hindari makan gorengan," kata dia.

Untuk mewujudkan kampus sehat, menurut dia UGM menggandeng Mahidol University yang merupakan representasi HPU di tingkat ASEAN melalui program "Twin Center".

Program Twin Center HPU ini bertujuan untuk mengembangkan universitas percontohan antara UGM dan Universitas Mahidol yang mempromosikan kesehatan di tingkat ASEAN, meningkatkan kerjasama dalam publikasi bersama dan layanan komunitas bersama, serta mengembangkan program kampus sehat terstandar di UGM.

Melalui pengembangan Twin Center HPU ini, ia berharap UGM menjadi center of excellence untuk kampus sehat. Dengan demikian, UGM dapat meningkatkan best practices dan jejaring universitas yang mempromosikan kesehatan di ASEAN.

Lustrum XIV UGM atau Dies Natalis ke 70 yang jatuh pada tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan akademik dan non-akademik yang akan berlangsung hingga Desember 2019. Pembukaan Lustrum sendiri ditandai dengan pelepasan 14 pasang burung.

Tema yang diusung adalah "Inovasi Akademik dalam Bingkai NKRI Guna Penguatan Daya Saing Bangsa" dengan tagline "Innovating Education, Strengthening Our Nation".

"Lustrum kali ini semangatnya inklusif. Acara yang diadakan tidak hanya dari kita untuk kita, tapi dari kita untuk Bangsa Indonesia," kata Ketua Panitia Lustrum, Dr. Paripurna.
Baca juga: UGM mengembangkan "drone" amfibi untuk memantau kondisi gunung berapi
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar