Sleman (ANTARA) - Koperasi Jasa Pengelolaan Sampah Sleman Sembada (Kopasmanda) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta siap melakukan pengelolaan sampah, terutama sampah rumah tangga di wilayah itu, secara terintegrasi dan berkelanjutan.
"Kopasmanda merupakan organisasi yang dibangun dengan semangat kolaborasi untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan," kata Ketua Kopasmanda Sleman Arif Budiono di Sleman, Kamis.
Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengukuhkan pengurus Kopasmanda pada Selasa (24/9) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman yang ditandai dengan pembacaan ikrar yang diikuti10 pengurus terpilih.
Arif mengatakan permasalahan sampah yang masih menjadi momok hingga saat ini menjadi latar belakang hadirnya Kopasmanda.
"Koperasi ini hadir menjadi bagian dari solusi sekaligus wadah untuk menggerakkan seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat," katanya.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, capaian layanan pengelolaan sampah Sleman 63,98 persen, terdiri atas penanganan, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pemrosesan akhir 55,73 persen, sedangkan melalui sistem pengurangan sampah 8,25 persen.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Sleman Epiphana Kristiyanti mengatakan pihaknya masih kewalahan untuk menangani persoalan sampah di daerah itu.
Menurut dia, pendirian tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) Sendangsari di Kapanewon (Kecamatan) Minggir dan Tamanmartani di Kapanewon Kalasan, serta puluhan titik TPS 3R belum mampu mengatasi persoalan sampah.
"Meski dua TPST tersebut telah beroperasi, namun masih belum optimal, bahkan kami kewalahan karena banyaknya sampah produksi sampah rumah tangga," katanya.
Berita Lainnya
Dispar Sleman mengembangkan pariwisata ramah perempuan
Jumat, 15 November 2024 11:23 Wib
Harda-Danang siap remajakan pohon Salak Pondoh di Turi, dukung perekonomian petani Sleman
Kamis, 14 November 2024 19:19 Wib
Pemkab Sleman meningkatkan intensifikasi pemungutan PBB P2
Kamis, 14 November 2024 17:11 Wib
DP3 Sleman mencatat realisasi pupuk bersubsidi 5.209.260 kilogram
Kamis, 14 November 2024 14:28 Wib
Jenazah mantan Rektor UGM Ichlasul Amal dimakamkan di Sawitsari Sleman
Kamis, 14 November 2024 12:28 Wib
Cabup Kustini ajak masyarakat pilih pemimpin yang menghargai martabat perempuan
Kamis, 14 November 2024 11:36 Wib
Kabupaten/kota di DIY diminta sukseskan program Makan Bergizi "Generasi Maju"
Rabu, 13 November 2024 23:21 Wib
Pelatih kiper minta penjaga gawang PSS Sleman menjaga motivasi
Rabu, 13 November 2024 19:07 Wib