Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, merumuskan lima program prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, di antaranya penanganan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang merata.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan di Kulon Progo, Kamis, mengatakan penyusunan program dan kegiatan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, benar-benar berorientasi pada hasil dan tepat sasaran.
"Pada RKPD Kabupaten Kulon Tahun 2026 dirumuskan 5 program prioritas daerah diantaranya adalah penanganan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang merata," kata Agung.
Ia mengatakan dengan ditetapkannya program program tersebut hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Tentunya dalam menyusun program sudah mempertimbangkan berbagai hal untuk itu saya mengajak kita semua untuk kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab," katanya.
Agung mengatakan tema pembangunan dalam Rancangan RKPD Kulon Progo 2026 adalah Penguatan Fondasi Pembangunan dengan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif menuju Kulon Progo yang Makmur dan Berkelanjutan.
Pada 2026 mendatang, Kulon Progo diharapkan mampu memacu roda perekonomiannya, sehingga dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh warga masyarakat tanpa kecuali.
"Apa yang kita belanjakan itu berasal dari pajak dan retribusi yang dibayarkan oleh masyarakat untuk itu harus benar benar kita kelola dengan akuntabel dan mempertimbangkan prinsip ekonomis, efisiensi, efektivitas dan kolaboratif," kata Agung.
Kepala Bidang Analisis Data dan Perencanaan Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kulon Progo Diana Puspitasari mengatakan penyusunan RKPD 2026 bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat dan menyepakati rencana pembangunan di Kabupaten Kulon Progo tahun 2026.
"Kami harapkan masukkan dalam kami menyusun rancangan RKPD 2026," kata Diana.