Rektor UMY minta menkeu menekan kebocoran APBN

id Rektor UMY,Yogyakarta,UMY,APBN bocor

Rektor UMY minta menkeu menekan kebocoran APBN

Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., ditemui saat wawancara usai acara “Silaturahmi Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru UMY TA 2025/2026” di Gedung AR Fachruddin A, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bantul, D.I. Yogyakarta, Sabtu (20/9/2025). ANTARA/Rahid Putra Laksana

Yogyakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof. Dr. Achmad Nurmandi mengajak pemerintah untuk lebih serius dalam menanggulangi kebocoran keuangan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya meskipun upaya efisiensi dan pembaruan kebijakan terus dilakukan, kebocoran menjadi persoalan yang merugikan masyarakat luas.

Dalam komentarnya, Prof. Nurmandi menyebut bahwa angka kebocoran anggaran diperkirakan mencapai sekitar 30 persen.

“Menkeu harus bisa menekan kebocoran uang negara. Menurut data, yang bocor itu mencapai 30 persen. Masa dibiarkan bocor terus, padahal rakyat mencari uang juga sulit,” ujarnya.

Baca juga: Mengenal lebih dekat Rektor UMY Prof. DR. Achmad Nurmandi

Baca juga: Fahd Pahdepie ajak mahasiswa UMY jadi pemain utama peradaban 2045

Prof. Nurmandi juga memberi catatan terhadap cara pemerintah memperoleh pendapatan negara. Menurutnya, pemerintah terlalu bergantung pada pajak. Ia menekankan perlunya diversifikasi sumber pendapatan yang lebih kreatif.

“Pajak penghasilan kurang tinggi dipajak, belanja online dipajak, cari sumber uang tuh yang kreatif, jangan semuanya dari pajak,” katanya.

Meskipun mengkritik, ia juga melihat sisi positif dari kondisi sosial-politik terkini, terutama meningkatnya kesadaran publik terhadap fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Menurutnya, gejolak atau protes di masyarakat bisa dimaknai sebagai tanda bahwa rakyat tetap peduli dan ingin memastikan pemerintah bertindak benar.

Baca juga: Rektor UMY sebut literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis

Baca juga: UMY membuka peluang mahasiswa ikut program mobilitas internasional

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.