Logo Header Antaranews Jogja

Pemkot Yogyakarta targetkan konversi 500 becak listrik tekan emisi transportasi

Jumat, 5 Juni 2026 19:40 WIB
Image Print
Arsip - Pengemudi becak motor (bentor) mencoba becak listrik saat pelaksanaan program penghapusan bentor di Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Yogyakarta, Rabu (3/6/2026). Pemerintah Kota Yogyakarta mempercepat program penghapusan bentor dengan memusnahkan 50 unit bentor sekaligus menyerahkan 50 unit becak listrik kepada pengemudi bentor. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/bar

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menargetkan mengkonversi becak motor menjadi becak listrik sebanyak 500 unit pada tahun 2026, guna mengurangi emisi atau pencemaran lingkungan pada sektor transportasi tradisional tersebut.

"Bukan menambah jumlah kendaraan baru, tapi melakukan konversi dari bentor (becak motor) menjadi becak listrik sehingga lebih ramah lingkungan dan tidak menghasilkan polusi," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan pada workshop "Jogja Bersinar: Berwisata Nir Emisi dalam Mengurangi Pencemaran" di Yogyakarta, Jumat.

Tahap awal konversi ke becak listrik dimulai dengan bantuan kepada 50 pengemudi becak motor, setelah sarana transportasi tradisional itu dihancurkan beberapa waktu lalu, sehingga secara bertahap program ini terus berlanjut.

Wawan mengatakan, transisi menuju transportasi ramah lingkungan juga menjadi langkah strategis dalam mendukung sektor pariwisata yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Menurut dia, penggunaan kendaraan berbasis listrik kini menjadi pilihan wisatawan maupun masyarakat. Karena itu Pemkot mendorong kolaborasi berbagai pihak, termasuk PLN dan pemangku kepentingan lain memperbanyak infrastruktur pendukung kendaraan listrik.

"Jogja Bersinar ini merupakan inovasi yang wajib didukung oleh berbagai pihak. Upaya mewujudkan berwisata nir emisi menjadi strategi untuk menciptakan nilai tambah bagi industri pariwisata Yogyakarta," katanya.

Dia mengatakan, upaya mempertemukan pelaku industri pariwisata, produsen kendaraan listrik, pemerintah, hingga komunitas dalam satu forum kolaboratif ini menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi karakter Kota Yogyakarta.

"Dunia usaha dan swasta perlu berperan aktif memperkuat ekosistem kendaraan listrik, termasuk pengembangan infrastruktur pengisian daya dan integrasi layanan digital," katanya.

Dia mengatakan, terlebih tantangan pengembangan kendaraan listrik masih berkaitan dengan ketersediaan infrastruktur pengisian daya. Padahal, infrastruktur tersebut mendorong masyarakat makin yakin beralih menggunakan kendaraan listrik.

"Kami berharap PLN dapat bermitra dengan para pelaku usaha untuk memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Yogyakarta," katanya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot targetkan konversi 500 becak listrik tekan emisi transportasi



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026