Jolie desak dukungan bagi pengungsi Suriah

id anggelina jolie

Aktris Angelina Jolie (FOTO ANTARA/REUTERS/Jason Tanner)

Saadnayel, Lebanon (Antara/Reuters) - Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Angelina Jolie mendesak kekuatan-kekuatan dunia pada Selasa untuk berbuat lebih guna mengakhiri perang di Suriah yang telah berlangsung lima tahun dan membantu jutaan orang yang menyelamatkan diri dari konflik itu.

Jolie menyampaikan desakan tersebut ketika ia mengunjungi para pengungsi di Lembah Bekaa, Lebanon.

Perang itu telah membunuh 250.000 orang, membuat setengah populasi Suriah menjadi pengungsi dan menciptakan krisis pengungsi terburuk di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. Pembicaraan-pembicaraan mengenai solusi politik sedang berjalan di Jenewa, tetapi harapan-harapan akan tercapai kemajuan masih menjadi tanda tanya.

Sementara para politisi belum mencapai pemecahan atas persoalan itu, mengatasi krisis kemanusiaan yang terus berkembang bukan suatu alternatif yang tetap hidup, kata Jolie.

"Kita tidak dapat mengurus dunia melalui bantuan menggantikan solusi diplomasi dan diplomatik," kata dia di satu kamp berlumpur di Saadnayel, sekitar 15 km dari perbatasan Suriah. Para pengungsi berkumpul di kamp itu, menghadapi hujan lebat dan angin.

"Kami membutuhkan pemerintah-pemerintah di seluruh dunia untuk menunjukkan kepemimpinan: untuk menganalisis situasi dan memahami secara tepat apa yang negara mereka dapat lakukan, berapa banyak pengungsi yang mereka dapat tolong dan bagaimana."

Menyinggung arus pengungsi yang besar ke negara-negara tetangga Suriah, yang menampung jutaan pengungsi, utusan PBB itu mengatakan bahwa masalah tersebut tidak "menimbulkan situasi puluhan ribu pengungsi di Eropa".

Turki, Yordania dan Lebanon menampung sebagian besar dari 4,8 juta pengungsi akibat konflik itu. Satu juta yang terdaftar sebagai pengungsi di Lebanon merupakan seperempat dari populasi negara itu.

"Tekanan paling besar masih dirasakan di Timur Tengah dan Afrika Utara," kata Jolie.

Para pemimpin Uni Eropa, yang tersentak oleh arus 1 juta pengungsi dan migran ke blok tersebut yang berpenduduk 500 juta, telah merancang sebuah persetujuan dengan Turki, yang akan memberi Ankara lebih banyak uang untuk menahan 2,7 juta pengungsi Suriah di wilayahnya.

Mayoritas pengungsi Suriah di Lebanon hidup dalam kemiskisnan, kata PBB. Jolie, utusan khusus untuk lembaga pengungsi UNHCR, mengatakan 80 persen terlilit hutang setelah simpanan yang mereka bawa dari Suriah habis.

Konflik Suriah juga telah menimbulkan 2,4 juta pengungsi anak-anak, banyak membunuh dan mengarah kepada perekrutan anak-anak sebagai pejuang, kata dana untuk anak-anak UNICEF dalam sebuah laporan yang menandai bahwa perang saudara itu telah berkecamuk selama lima tahun.

(SYS/A/M. Anthoni) 

Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar