Yogyakarta (Antara) - Perawatan spa kini telah menjadi bagian gaya hidup manusia, tidak hanya wanita tetapi juga pria, kata Public Relation Cantya Hotel sekaligus pengelola Gendhis Royal Spa Cantika Putri.
"Spa yang disertai pijat, menurut survei MSN, tidak hanya berguna untuk menghilangkan pegal atau relaksasi, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk jantung sehingga baik untuk kesehatan tubuh," kata Cantika.
Menurut dia, perawatan tubuh itu bisa didapatkan di Gendhis Royal Spa yang terletak di Cantya Hotel Jalan Sisingamangaraja 21 A Yogyakarta. Di tempat ini konsumen bisa merasakan "treatment" spa tradisional dengan berbagai produk dari bahan alami pilihan.
Berbagai "treatment" lain juga disediakan untuk konsumen baik pria maupun wanita yang ingin memanjakan tubuh setelah lelah seharian bekerja.
"Selain itu, kami juga memiliki ciri khas tersendiri yaitu khas yang tradisional. Mulai dari bahan-bahan spa hingga 'view'-nya kami bikin se-tradisional mungkin agar tidak kehilangan kesan Heritage Yogyakarta," katanya.
Ia mengatakan Gendhis Royal Spa memiliki tiga terapis. Tempat perawatan ini buka setiap hari pukul 11.00-22.00 WIB, dan setiap bulan akan menawarkan perawatan baru untuk memenuhi permintaan konsumen.
Gendhis juga menggelar berbagai perawatan di antaranya Gendhis Total Body Royal Treatment Whitening (2,5 jam), Gendhis Total Body Royal Spa treatment with Rempah (2,5 jam), dan Gendhis Head to The Royal Spa Treatment (4 jam).
Konsumen Gendhis Royal Spa Kika Hanan (32) mengatakan rutin merawat tubuhnya dengan Royal Coffee Spa. Setelah seharian bekerja dirinya memanjakan tubuh memakai perawatan jenis ini.
"Treatment ini memang memberikan efek pada jiwa dan raga," kata karyawati sebuah perusahaan itu.
Konsumen Gendhis Royal Spa Devi Nathalie (26) mengatakan lebih memilih perawatan Dewi Sri Spa Special. Perawatan ini dilengkapi dengan ratus dan totok wajah dengan durasi perawatan selama 3 jam.
"Konsep perawatan ini adalah dari ujung rambut sampai ujung kaki. Aku suka perawatan di sini karena produknya berkualitas dengan sentuhan tradisional tetapi balutannya bernuansa kemewahan," kata pengusaha garmen itu.
(B015)
