Yogyakarta menyiapkan 10 telepon pintar untuk pengguna baru JSS

id aplikasi jss,jogja smart service,layanan publik yogyakarta,aplikasi layanan publik

Aplikasi Jogja Smart Service (JSS) untuk memudahkan layanan publik di Kota Yogyakarta. (Instagram Pemkot Yogyakarta)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan berbagai upaya guna menarik minat masyarakat memanfaatkan aplikasi Jogja Smart Service, salah satunya menyediakan 10 telepon pintar bagi pengguna baru aplikasi tersebut.

"Kami siapkan 10 smartphone dengan fitur yang baik untuk pengguna baru Jogja Smart Service (JSS), yang mengunduh aplikasi tersebut mulai Selasa (20/8)," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta Tri Hastono di Yogyakarta, Senin.

Setiap satu telepon pintar akan diberikan berdasarkan hasil pengundian terhadap 1.000 pengunduh baru JSS dan tidak ada batas waktu bagi masyarakat untuk mengunduh aplikasi tersebut. Program akan ditutup saat pengunduh baru JSS sudah mencapai 10.000 orang.

Dengan upaya tersebut, Tri Hastono berharap, akan ada percepatan atau penambahan pengunduh aplikasi JSS dalam waktu singkat.

Saat ini, aplikasi tersebut sudah diunduh 19.600 pengguna. "Tentunya, kami berharap akan ada 10.000 pengunduh baru JSS," katanya.

Ia mengatakan bahwa warga akan memperoleh banyak manfaat dengan mengunduh aplikasi JSS, di antaranya bisa memperoleh berbagai informasi terkait Kota Yogyakarta, menyampaikan aduan, dan keluhan serta memperoleh layanan publik dengan mudah.

"Menu dan fitur yang disediakan di dalam aplikasi JSS ini akan sangat memudahkan masyarakat untuk mendapat layanan di Kota Yogyakarta. Saya kira, tidak ada ruginya mengunduh layanan ini," kata Tri Hastono.

Aplikasi JSS pertama kali diluncurkan bertepatan dengan ulang tahun ke-71 Pemerintah Kota Yogyakarta pada Juni 2018. Aplikasi tersebut kemudian dikembangkan dengan tambahan berbagai menu baru untuk mendukung kemudahan layanan publik ke masyarakat.

Layanan kedaruratan yang bisa diakses melalui JSS di antaranya layanan ambulans, penyelamatan jiwa, kebakaran, dan pengaduan kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Selain itu, masyarakat juga bisa menyampaikan aduan, pertanyaan, saran, dan kritik serta melihat statistik laporan kegiatan pembangunan di Kota Yogyakarta.

Warga juga bisa memanfaatkannya untuk mengakses layanan kecamatan dan kelurahan, mobil jenazah, konsultasi belajar siswa, informasi pajak bumi dan bangunan, e-SPTPD, monitoring siswa, layanan surat warga, hingga layanan penjualan produk warga lewat fitur dodolan dan nglarisi.

Warga juga bisa memantau CCTV, harga bahan pokok, pendapatan daerah, informasi ketersediaan kamar di RS Jogja, lowongan kerja, peta Kota Yogyakarta, informasi kependudukan, kegiatan pariwisata di Yogyakarta, stok darah PMI, penelusuran perkara, hingga layanan Baznas Kota Yogyakarta lewat aplikasi JSS, yang baru tersedia untuk aplikasi telepon selular berbasis android.
 

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar