Sleman gelar dialog kebangsaan memperkuat karakter generasi muda

id Dialog kebangsaan,Bakesbangpol sleman,Kemendagri

Sleman gelar dialog kebangsaan memperkuat karakter generasi muda

Suasana dialog kebangsaan yang diselenggarakan Bakesbangpol Sleman bekerja sama dengan Kemendagri. Foto Antara/HO) Humas Sleman

Sleman (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,  menggelar dialog kebangsaan terkait dengan Pusat Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan yang Beroperasi Efektif di Daerah,  bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Selasa.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sleman
Heri Dwi Kuryanto mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk menguatkan kembali karakter masyarakat, khususnya generasi muda terhadap nilai-nilai nasionalisme.

"Wawasan kebangsaan harus selalu ditanamkan kepada masyarakat, dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi ini momennya juga bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda," katanya.

Ia mengatakan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila dapat dibangun dari pengembangan kearifan lokal yang biasa kita lakukan sehari-hari.

"Salah satu upaya ialah dengan merintis Desa Berkarakter Pancasila di Sleman," katanya.

Desa Berkarakter Pancasila ini diharapkan dapat menjadi role model bagi desa lainnya terkait pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

"Kita juga punya program Reksa Desa atau Gerakan Desa Cegah Tangkal Dini Menuju Desa Aman. Program ini dibuat agar desa mampu menjadi polisi atau penjaga bagi warganya. Bagaimana kita berawal dari desa dapat mengondisikan warganya agar tidak muncul konflik," katanya.

Direktur Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan Kemendagri Prabawa Eka Soesanta menganggap penting diadakannya kegiatan semacam ini karena pengetahuan masyarakat terkait wawasan kebangsaan, khususnya generasi muda, sudah mulai menurun.

"Perlu diadakan diskusi atau dialog kebangsaan demi menumbuhkan kembali rasa cinta Tanah Air," katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah Bakesbangpol Sleman yang telah berhasil membuat beberapa program untuk meningkatkan semangat kebangsaan.

"Salah satunya Reksa Desa ini diharapkan seluruh potensi yang ada di desa dapat digali untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan menghindari konflik," katanya.

Forum dialog ini diikuti oleh sebanyak 75 peserta dari berbagai unsur seperti organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Dra Erliani Budi Lestari selaku Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepamongprajaan dan MK, Dr Rizal Muntasyir, dosen filsafat UGM dan Heri Dwi Kuryanto selaku Kepala Bakesbangpol Sleman.

Tema yang diangkat pada kegiatan ini ialah Penguatan Karakter dan Wawasan Kebangsaan dalam rangka Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa.


 
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar