Pemkab Bantul meluncurkan tiga inovasi pelayanan publik berbasis TIK

id Peluncuran inovasi publik

Pemkab Bantul meluncurkan tiga inovasi pelayanan publik berbasis TIK

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul Budi Wibowo saat peluncuran inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi komunikasi. ANTARA/Humas Bantul

Bantul (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan tiga inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi komunikasi guna mempercepat dan mempermudah pekerjaan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya berharap keberadaan inovasi Surat Elektronik Bantul, Web Site Pemkab Bantul, dan Portal Satu Data ini dapat mempercepat dan mempermudah pekerjaan serta menjadi salah satu kanal pelayanan publik berbasis TIK di Bantul," kata Pjs Bupati Bantul Budi Wibowo disela peluncuran di Bantul, Kamis.

Selain itu, kata dia, dengan inovasi pelayanan publik tersebut, pemerintah kabupaten (Pemkab) Bantul dapat melayani kebutuhan akan adanya data atau informasi yang akurat, efektif, cepat dan efisien terhadap masyarakat atau pihak yang membutuhkan.

Dia mengatakan, pemerintah dituntut tanggap atas harapan masyarakat dan tantangan global yang dipicu oleh perubahan dan kemajuan terutama di bidang teknologi, dan masyarakat semakin lama semakin 'smart' dan semakin 'well-informed', sehingga ada kecenderungan menuntut lebih atas layanan publik.

"Apalagi dalam situasi pandemi saat ini perlu adanya terobosan dan inovasi dalam rangka mengatasi permasalahan dengan tetap berorientasi kepada pelayanan publik terbaik yang diberikan kepada masyarakat," katanya.

Menurut dia, wabah COVID-19 telah memberi pemahaman kepada semua tentang seberapa urgensi dan mendesaknya suatu kegiatan yang ternyata banyak dilakukan dengan 'remote system' dengan 'video conference' dan penggunaan aplikasi kantor secara bersamaan yang dapat diakses pegawai dari mana saja.

Oleh sebab itu, dalam perspektif internal pemerintah, dia berharap keberadaan inovasi ini dapat dioptimalkan oleh semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menginformasikan program atau kegiatan pembangunan kepada publik.

"Dalam perspektif eksternal pemerintahan, saya berharap media ini akan menjadi media yang dapat dipakai oleh masyarakat luas untuk mengikuti perkembangan wilayah, dan juga menjadi media yang menjadi titik masuk bagi peluang investasi baik di bidang industri, pertanian, perkebunan peternakan, hingga pariwisata," katanya.

Pjs Bupati mengatakan, sedangkan berkaitan dengan aplikasi Surat Elektronik Bantul, secara khusus pihaknya meminta komitmen dari semua OPD dan jajaran untuk segera mengimplementasikannya.

"Dengan demikian proses birokrasi dan tata kelola persuratan dan arsip di Pemerintah Kabupaten Bantul akan dapat terlaksana dengan efektif dan efisien," katanya.
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar