Arsenal berjuang tanpa kreativitas Ozil, kata Freddie Ljungberg

id Mesut ozil, arsenal,Freddie Ljungberg, liga inggris

Arsenal berjuang tanpa kreativitas Ozil, kata Freddie  Ljungberg

Gelandang Arsenal Mesut Ozil berdoa jelang laga lanjutan Liga Inggris melawan Newcastle United di Stadion St. James' Park, Newcastle, Inggris, Minggu (16/2/2020). (ANTARA/REUTERS/Eddie Keogh)

Jakarta (ANTARA) - Mantan gelandang Arsenal Freddie Ljungberg mempertanyakan keputusan klub yang membekukan Mesut Ozil dari skuat Liga Premier dan mengatakan hanya ada beberapa pemain yang lebih baik dalam membuka pertahanan lawan selain playmaker Jerman itu.

Ozil tidak bermain untuk Arsenal sejak Maret dan tidak dimasukkan dalam daftar skuat untuk Liga Premier dan Liga Europa, secara efektif mengesampingkan pemain berusia 32 tahun itu hingga Januari ketika klub dapat mengajukan pemain baru.

Tanpa playmaker berpengalaman tersebut, Arsenal tampak lesu dalam menyerang, hanya mencetak 10 gol dalam 11 pertandingan liga. Anak asuh Arteta itu bahkan berada di urutan ke-15 dan tertinggal 11 poin dari pemimpin klasemen Tottenham Hotspur.

Ljungberg yang pernah menjadi pelatih sementara Arsenal saat Unai Emery dipecat musim lalu dan membantu Arteta hingga hengkang pada Agustus, mengaku dirinya tidak tahu mengapa Ozil tidak ada dalam gambaran tim.

"Ketika Anda memiliki pemain seperti dia, dan saya tidak mengatakan dia harus bermain setiap minggu ... tetapi ketika Anda memiliki penguasaan bola dan Anda perlu mendapatkan umpan manis itu, saya tidak berpikir ada pemain yang lebih baik dari Mesut. " kata Ljungberg kepada Sky Sports seperti dikutip Reuters.

"Tentu saja Anda kalah dalam bertahan, tapi itu keputusan yang mereka buat. Saya tidak tahu mengapa keputusan itu dibuat dan dia berada di luar skuat 25 orang. Jadi mereka tidak bisa menggunakan dia.

"Tapi untuk hal-hal lain, menurutku tidak banyak yang lebih baik di dunia ini."

Arteta sebelumnya mengatakan bahwa kondisi Ozil adalah sebuah "keputusan sepak bola". Pemain Jerman itu merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di klub dan kontraknya habis pada akhir musim.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar