Logo Header Antaranews Jogja

Terbelah, sikap publik soal "reshuffle"

Selasa, 14 Februari 2023 06:19 WIB
Image Print
Populi Center menyebutkan hasil survei mereka menunjukkan sikap masyarakat terbelah tentang penting atau tidaknya perombakan kabinet atau "reshuffle" dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. ANTARA/HO-Dokumen Pribadi

Jakarta (ANTARA) - Populi Center menyebutkan hasil survei mereka menunjukkan sikap masyarakat terbelah tentang penting atau tidaknya perombakan kabinet atau reshuffle dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

"Di sisa masa kerja Kabinet Indonesia Maju, sikap masyarakat terbelah antara yang menjawab perlu adanya pergantian menteri dan yang tidak," kata Manajer Policy Resarch Populi Center Dimas Ramadhan di Jakarta, Senin.

Sebanyak 42,2 persen kata dia responden menginginkan adanya reshuffle kabinet, sementara yang menjawab sebaliknya persentase-nya sebesar 40,2 persen.

Menurut Dimas khusus yang menjawab perlu adanya pergantian menteri, saat ditanya siapa menteri yang layak untuk diganti, nama menteri dari partai politik yaitu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menduduki menduduki posisi kedua dan ketiga paling banyak dipilih untuk diganti.

Sementara Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim yang berasal dari kalangan profesional, memuncaki daftar teratas menteri yang layak untuk diganti dengan 16 persen pilihan responden.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei: Sikap masyarakat terbelah tentang pentingnya "reshuffle"



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026