Prasasti Sangguran disimpan di Inggris harus dipulangkan

id MPR RI,Lestari Moerdijat,Prasasti Sangguran

Prasasti Sangguran disimpan di Inggris harus dipulangkan

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menjadi pembicara pada diskusi bertema "Inscriptions on the Move: Prasasti, Repatriation, and Collaboration between Indonesia and Britain" yang diselenggarakan secara daring oleh Advanced Research Centre, University of Glasgow, Scotland, United Kingdom, Senin (18/9).  (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak semua pihak menciptakan sebuah gerakan agar mendorong proses pemulangan Prasasti Sangguran yang saat ini berada di Inggris Raya.

"Saya berharap pemerintah Indonesia dan Inggris, memiliki 'political will' (kemauan politik) yang kuat untuk memulangkan Prasasti Sangguran ke Indonesia. Langkah itu penting karena terkait nilai-nilai budaya dan catatan perjalanan sejarah bangsa yang terkandung di dalamnya," kata Lestari atau Rerie melalui keterangannya di Jakarta, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan Lestari saat menjadi pembicara kunci secara daring pada diskusi bertema "Inscriptions on the Move: Prasasti, Repatriation, and Collaboration between Indonesia and Britain" yang diselenggarakan Advanced Research Centre, University of Glasgow, Scotland, United Kingdom, Senin (18/9).

Menurut Lestari, pada Prasasti Sangguran banyak terkandung catatan penting terkait sistem atau tata kelola pemerintahan yang diterapkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia.

Dia menjelaskan Prasasti Sangguran adalah salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) yang
ditemukan di Ngandat, yang sekarang menjadi Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

"Secara umum, catatan pada prasasti tersebut menceritakan penetapan Desa Sangguran sebagai daerah perdikan (sima), terkait hak kebebasan tanah tanpa pajak atau daerah merdeka," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MPR ajak semua pihak dorong pemulangan Prasasti Sangguran
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024