Pemkab Bantul segera laksanakan pembangunan pada anggaran 2024

id Pemkab Bantul ,Pembangunan kabupaten ,Rencana Umum Pengadaan

Pemkab Bantul segera laksanakan pembangunan pada anggaran 2024

Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, segera mulai melaksanakan pembangunan daerah yang telah direncanakan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintahan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.

"Ini adalah dimulainya pengadaan secara simbolis meskipun beberapa kegiatan sudah berjalan. Dan ini juga menjadikan momentum bahwa kegiatan pembangunan di Kabupaten Bantul segera dimulai," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budi Rahardjo usai Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Tahun 2024 di Bantul, Rabu.

Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat terutama di Kabupaten Bantul berkesempatan untuk menikmati perkembangan pembangunan maupun untuk kegiatan percepatan perekonomian di Kabupaten Bantul.

"Karena dengan pengumuman pengadaan barang dan jasa ini, kita akan melaksanakan sebuah kegiatan pembangunan dengan nilai pengadaan barang jasa sebesar Rp1,19 triliun, cukup banyak untuk sekaliber Kabupaten Bantul," katanya.

Dia berharap, nilai pembangunan telah menjadi program dan kegiatan di Bantul pada tahun 2024 tersebut harapannya akan menggerakkan perekonomian di Bantul, dan perekonomian yang telah berjalan semakin terakselerasi.

"Dan dengan dimulainya pengadaan barang jasa tentu semua lembaga usaha, semua UMKM, koperasi dan pengelola jasa usaha yang lain itu bisa melakukan pergerakan, karena kemudian bisa bersama sama melaksanakan pembangunan di Bantul dengan nilai hampir Rp1,2 triliun," katanya.

Sekda mengatakan, total paket pembangunan di Bantul pada 2024 sebanyak 13.200 paket, terdiri dari 10.933 paket yang dilaksanakan melalui penyedia dengan nilai Rp725 miliar, dan 2.267 paket akan dilaksanakan secara swakelola dengan nilai sebesar Rp470 miliar.

"Cukup banyak paket dengan beberapa metode. Jadi banyak cara yang bisa kita lakukan, ada yang dilaksanakan secara tender maupun seleksi, yang tender kita catat ada 176 paket, seleksi sebanyak 10 paket, kemudian e-purchasing itu 942 paket dan penunjukan langsung 9.426 paket," katanya.

Dia berharap, dengan pengumuman Rencana Umum Pengadaan ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat dan stakeholder tentang rencana pembangunan dan memperlancar proses pengadaan barang dan jasa di Bantul.