Yogjakarta (ANTARA) - Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman global, terutama di negara-negara berkembang. Salah satu kelompok yang paling rentan terhadap penyakit menular ini adalah anak-anak.
Tidak hanya karena sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna, faktor gizi juga disebut-sebut berperan penting dalam menurunkan risiko penularan dan mempercepat pemulihan anak yang terinfeksi TB.
Menanggapi urgensi tersebut, Dewan Pengurus Pusat Akselerasi Puskesmas Indonesia (DPP APKESMI) berkolaborasi dengan PT. Nutricia Sari Husada menggelar diskusi pakar bertajuk “
Expert Meeting for Agreement and Activities Plan on Nutrition Management for Children TB Patients. Acara tersebut berlangsung di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, pada Selasa (25/03/2025).
“Selama ini kita selalu berfokus kepada pengobatan penderita TB, namun kurang memberikan perhatian lebih terhadap faktor nutrisinya,” kata Kusnadi, Ketua Umum DPP APKESMI.
Baca juga: Ketua ASM: Lawan Tuberkulosis dengan daya tahan tubuh dan lingkungan sehat
Kusnadi menjelaskan melalui diskusi pakar tersebut diharapkan diperoleh satu kesepakatan terkait model tatalaksana nutrisi terhadap penderita TB anak.
Forum tersebut menghadirkan para ahli dan tenaga kesehatan lintas profesi, seperti Prof. Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas, MARS; Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A(K); dan Dr. dr. Titis Prawitasari, Sp.A(K).
Sejumlah organisasi profesi turut serta, antara lain IDI, PPNI, IBI, PDGKI, IDAI, PERSAGI, IAKMI, serta jajaran pengurus DPP APKESMI.
Setelah pemaparan ilmiah dari para pakar, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) untuk menyusun kesepakatan dan policy brief sebagai bahan masukan kebijakan.
Baca juga: Wamenkes meninjau penanganan TB di Sleman
“Kegiatan ini kami desain dalam format FGD yang semi riset ilmiah. Hasilnya akan kami olah dan publikasikan di jurnal nasional maupun internasional,” jelas dr. Ekasakti Oktohariyanto selaku koordinator kegiatan.
Ia menambahkan bahwa policy brief yang disusun akan diajukan kepada Kementerian Kesehatan sebagai masukan penting dalam penanganan TB anak berbasis gizi.
Baca juga: Ibu menyusui dengan riwayat TB boleh berikan ASI pada anak
Tak hanya obat, Ini kunci pemulihan anak dari Tuberkulosis menurut APKESMI

Dewan Pengurus Pusat Akselerasi Puskesmas Indonesia (DPP APKESMI) berkolaborasi dengan PT. Nutricia Sari Husada menggelar diskusi pakar bertajuk Expert Meeting for Agreement and Activities Plan on Nutrition Management for Children TB Patients. Acara tersebut berlangsung di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, pada Selasa (25/03/2025). ANTARA/Ist