Rintik Skincare fokus pada permasalahan kulit badan

id skincare,kulit,badan

Rintik Skincare fokus pada permasalahan kulit badan

Rintik Skincare fokus pada permasalahan kulit badan (ANTARA/HO-Rintik Skincare)

Yogyakarta (ANTARA) - Alih-alih ikut meramaikan pasar perawatan wajah yang sudah padat, Rintik Skincare memilih untuk fokus pada masalah-masalah kulit badan yang seringkali dianggap sepele namun sangat mengganggu kepercayaan diri. Sebab banyak orang rela menginvestasikan jutaan rupiah untuk rangkaian perawatan wajah berlapis-lapis, namun seringkali abai terhadap bagian tubuh lainnya.

"Padahal, kulit adalah organ terbesar kita dan setiap bagiannya membutuhkan perhatian yang tak kalah penting. Fenomena inilah yang menjadi perhatian utama Rintik Skincare, sebuah brand lokal yang mendedikasikan inovasinya untuk menjadi body care solution bagi masyarakat Indonesia," kata Andy Wijaya, pendiri Rintik Skincare.

Andy Wijaya melihat adanya sebuah kekosongan besar di industri kecantikan. "Banyak sekali konsumen yang datang dengan keluhan stretch mark, chicken skin, atau kerutan di tangan, tapi mereka bingung harus memakai produk apa. Perawatan tubuh seringkali hanya identik dengan body lotion biasa," ujarnya.

Menurut dia, kulit tubuh memiliki problematika yang sama kompleksnya dengan kulit wajah dan membutuhkan penanganan yang spesifik. Atas dasar pemikiran inilah, Rintik Skincare mengembangkan lini produknya. Setiap item diciptakan sebagai jawaban langsung atas masalah yang dihadapi oleh penggunanya.

"Kami tidak menciptakan produk berdasarkan tren, tetapi berdasarkan kebutuhan nyata. Setiap produk kami punya tujuan dan target masalah yang jelas," tegas Andy.

Rintik Skincare membuktikan komitmennya dengan menghadirkan rangkaian produk yang saling melengkapi untuk berbagai kondisi kulit:

- Untuk calon ibu dan pejuang stretch mark: Memahami bahwa stretch mark adalah momok bagi banyak orang, Rintik menghadirkan dua pendekatan. Rintik Stretchmark Cream diformulasikan sebagai produk bumil yang aman untuk mencegah munculnya guratan sejak trimester awal.

"Pencegahan adalah kunci. Krim ini kami formulasikan dengan kelembapan ekstra untuk menjaga elastisitas kulit ibu hamil," jelas Andy. Sementara itu, bagi yang sudah memiliki guratan, Rintik Stretchmark Oil hadir untuk membantu proses regenerasi kulit dan memudarkan tampilan stretch mark yang sudah muncul.

- Mengatasi kulit kasar dan bruntusan (chicken skin): Masalah tekstur kulit seperti keratosis pilaris atau yang awam disebut chicken skin seringkali membuat frustrasi. Untuk ini, Rintik No Bump Lotion menjadi solusinya.

"Ini bukan sekadar losion badan biasa. Formulanya dirancang untuk mengeksfoliasi secara lembut, sehingga bisa menghaluskan kulit kasar dan membuat kulit mulus bebas bruntusan tubuh," kata Andy.

- Melawan penuaan dini di tangan dan leher: Tanda-tanda penuaan tidak hanya muncul di wajah. Leher dan tangan adalah area yang seringkali lebih cepat menunjukkan kerutan.

Menjawab kebutuhan ini, Rintik meluncurkan produk terbarunya, Retinol Hand & Neck Renewal Serum. "Sangat disayangkan jika wajah sudah dirawat maksimal tapi leher dan tangan terabaikan. Serum retinol ini adalah jawaban kami untuk perawatan anti aging yang lebih menyeluruh," ungkapnya.

Dengan menghadirkan solusi yang terfokus untuk setiap masalah, Rintik Skincare berhasil mengedukasi pasar tentang pentingnya perawatan tubuh. Mereka membuktikan bahwa merawat kulit badan bukanlah sebuah kemewahan, melainkan bagian esensial dari rutinitas harian untuk menjaga kesehatan kulit secara total.

"Kami ingin setiap orang di Indonesia bisa merasa percaya diri dengan kulit mereka, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Karena kulit yang sehat adalah cerminan dari tubuh yang terawat baik," tutur Andy.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.