Bantul meingkatkan kewaspadaan bencana musim hujan wilayah timur

id Pemkab Bantul ,Antisipasi bencana ,Musim hujan

Bantul meingkatkan kewaspadaan bencana musim hujan wilayah timur

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi selama musim hujan terutama di wilayah Bantul sisi timur.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Rabu, mengatakan dari tahun ke tahun, titik-titik atau lokasi di Bantul yang potensial terjadi bencana atau kejadian alam saat musim hujan masih tetap, tidak berubah.

"Titik titik yang potensial terkena bencana itu masih di sekitar Bantul sebelah timur, yang memang sampai hari ini dari hari ke hari terus kita pantau, sebagai langkah antisipasi dan kewaspadaan bencana," katanya.

Wilayah Bantul sisi timur tersebut di antaranya daerah Kecamatan Imogiri, Pleret dan Dlingo. Namun, pihaknya tidak menyebut kelurahan mana saja yang berpotensi terjadi bencana.

"Kita sudah tahu petanya mana yang titik titik rawan banjir, titik rawan longsor, sehingga perlu kita antisipasi termasuk antisipasi jika diperlukan evakuasi," katanya.

Bupati Halim juga sudah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan antisipasi bencana hingga tingkat kelurahan atau desa.

"Kita sudah punya sistem untuk menanggulangi kemungkinan terjadinya bencana dalam memasuki musim hujan, BPBD dan beberapa OPD terkait sudah melakukan antisipasi sampai pada kelurahan," katanya.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, mengaktifkan sebanyak 18 pos siaga banjir dan longsor dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi selama musim hujan.

"Segera kami akan aktivasi pos siaga banjir dan longsor di kelurahan. Untuk tahun ini kami akan mengaktifkan 18 pos. Pos ini berdasarkan potensi bencana dan keaktifan kelurahan dalam hal pelaporan dan komunikasi," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.