RRI menuju layanan siaran berbasis digital

id rri menuju layanan

RRI menuju layanan siaran berbasis digital

Radio Republik Indonesia (Foto idmobileapps.com)

Jakarta (Antara Jogja) - Radio Republik Indonesia menuju layanan penyiaran berbasis digital agar masyarakat dapat mengakses siaran tersebut lewat audio streaming melalui internet yang tengah disempurnakan menu informasi dan beritanya.


"Pada 2013, masyarakat dapat mendengarkan siaran RRI tidak hanya melalui radio, namun juga dapat diakses melalui situs www.rri.co.id," ujar Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik RRI Rosalita Niken Widiastuti di Jakarta, Senin.


Niken mengatakan, melalui layanan berbasis digital, RRI juga menghadirkan karya di bidang teknologi media baru berupa pembuatan "mobile application" bernama "RRI Play", yang di dalamnya terdapat berbagai menu, mulai dari berita, musik, Radio Picture, serta zona keindonesiaan berbasis budaya.


Menurut Niken, hal penting dari layanan digital melalui "mobile application" ini adalah seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia dapat mendengarkan siaran Programa 1, Programa 2, Programa 3 dan Programa 4.


"Saat ini masyarakat sudah dapat mengakses layanan audio streaming pada 54 stasiun RRI. Maka, hanya dengan satu gadget, pendengar sudah dapat mendengarkan berbagai layanan yang disiapkan RRI," kata Niken.


Niken mengemukakan, pengembangan teknologi dan media baru RRI terus dilakukan sejalan dengan perkembangan teknologi yang terjadi di dunia internasional.


Pada Oktober 2013, lanjut Niken, RRI akan menguji coba penggunaan Digital Audio Broadcast (DAB), yang memungkinkan pengguna satu frekuensi menikmati beberapa programa.


"Sebagai tahap awal, programa yang akan disiapkan adalah Programa 3 RRI dan Kanal 5 atau Channel Five RRI Surabaya," kata Niken.


Selanjutnya, RRI juga mempermudah akses para pendengarbta dengan menyediakan fasilitas TV kabel dan satelit, termasuk Voice of Indonesia (VOI), yang selain menggunakan pemancar teresterial dan streaming juga dapat didengarkan melalui jaringan TV kabel.


Menurut Niken, perluasan daya jangkau siaran dalam berbagai platform tersebut dimaksudkan untuk mendukung program siaran, baik berita, informasi, pendidikan maupun budaya dengan materi dan konten yang baik dan berkualitas.


(S038)

Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar