Kemkominfo gelar pentas ketoprak peringati Hari Toleransi

id ketoprak

Grup kesenian ketoprak (antarafoto.com)

Sleman (Antaranews Jogja) - Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar pentas ketoprak dalam rangka memperingati Hari Toleransi Sedunia Sabtu 17 November 2018, pukul  19.00 WIB di Sendangagung, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
     
"Pentas seni budaya yang merupakan kerja sama dengan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) RI Daerah Istimewa Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu Hemas ini mengusung tema 'Memperkokoh Persatuan Dengan Toleransi Dalam Kebhinekaan," kata Ketua Pelaksana Kegiatan Widihasto Wasana Putra, Jumat.
     
Ia mengatakan, Hari Toleransi Sedunia dicetuskan pertama kali pada hari ulang tahun ke-50 Perserikatan Bangsa-Bangsa, 16 November 1995.
    
"Kala itu negara-negara anggota UNESCO mengadopsi sebuah Deklarasi Prinsip-Prinsip Toleransi, antara lain menegaskan bahwa toleransi merupakan cara untuk menghindari ketidakpedulian," katanya.
     
Menurut dia, hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus ketidakadilan, kekerasan, diskriminasi, dan marginalisasi di banyak negara.
     
"Padahal, keragaman agama, bahasa, budaya, dan etnis dunia kita bukanlah dalih untuk konflik, tapi sebagai pelengkap yang memperkaya kita semua," katanya.
     
Anggota DPD RI Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengatakan  pentas seni tradisi ketoprak selain sarana hiburan bagi masyarakat juga metode untuk mengedukasi masyarakat mengenai arti penting menjaga persatuan dengan mengedepankan sikap toleransi dengan sesama umat manusia.
     
"Terlebih bangsa Indonesia terdiri dari beragam aneka suku,  etnis, budaya dan adat istiadat. Melalui pentas diharapkan kesadaran publik untuk terus menjaga sikap hormat menghormati dalam perbedaan," katanya.
     
Pentas ketoprak besutan sutradara Nano Asmorodono mengetengahkan judul "Koalisi Tiga Negeri".
     
Sederet pemain kawakan akan meriahkan pentas antara lain Yu Beruk, Rio Srundeng, Dalijo, Novi Kalur, Rini Widyastuti, Bayu Saptomo, Suradali, Panut, Slamet HS, Tuminten, Oky Suryo, Ketel Mardiyanto, Bagong Trisgunanto, Hargi Sundari, Miyanto. dan masih banyak lainnya.***4***
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar