Akademisi: dunia dalam kondisi "VUCA"

id ukdw

Ilustrasi calon wisudawan berjalan menuju upacara wisuda sarjana dan pascasarjana UKDW di Auditorium Koinonia UKDW Yogyakarta (Istimewa)

 Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Dunia saat ini dalam kondisi "VUCA" yang dialami pada hampir semua spektrum kehidupan baik di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, lingkungan alam maupun keamanan, kata Rektor Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta Henry Feriadi PhD.
     "VUCA kepanjangan dari 'Volatile, Uncertained, Complex, Ambigous' yang artinya 'bergejolak, tidak pasti, kompleks (ruwet), membingungkan'," kata Henry di Auditorium Koinonia Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Sabtu.
     Pada wisuda 209 lulusan program sarjana dan pascasarjana UKDW periode November 2018, Henry mengatakan dalam kondisi itu setiap peristiwa baik maupun buruk yang terjadi di suatu tempat sangat mungkin berdampak pada tempat lain.
     "Dunia ini semakin terkait, saling bergantung dan mempengaruhi. Apalagi dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini perubahan-perubahan yang disruptif dan saling berdampak akan makin sering terjadi," katanya.
     Selain mengalami "VUCA World", menurut dia, pendidikan tinggi dan dunia kerja dipengaruhi oleh perubahan yang disebut revolusi industri 4.0, yang didorong oleh kemajuan "cyber physical system" 
     "Kondisi itu berdampak langsung tidak hanya pada bidang industri, bisnis usaha, dan ekonomi, tetapi juga mempengaruhi pendidikan tinggi terutama metode pembelajaran, inovasi teknologi edukasi, dan prospek lulusan yang akan masuk dunia kerja yang telah berubah kebutuhan dan tantangannya," kata Henry.
     Ia mengatakan World Economic Forum 2017 pernah membahas topik mengenai kemampuan atau keterampilan yang dibutuhkan untuk berhasil di dunia kerja menyongsong Abad ke-21. Ada beberapa kemampuan yang harus dimiliki oleh generasi muda agar bisa "survive" dan kompetitif di era revolusi industri 4.0.
     "Kemampuan itu di antaranya karakter, sikap, kecerdasan emosi, kerja sama, komunikasi, negosiasi, dan orientasi melayani. Hal itu sejalan dengan prinsip pembelajaran seutuhnya yang dipegang UKDW yakni pendidikan yang menekankan pada kesatuan pendekatan spiritualitas-integritas-profesionalitas," katanya.
     Sebanyak 209 lulusan UKDW yang diwisuda pada periode November 2018 terdiri atas 185 lulusan program sarjana dan 24 lulusan program pascasarjana.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar