RFB Yogyakarta berhasil mencatat transaksi 14.371 lot

id rfb

Pimpinan Cabang PT Rifan Financial Berjangka (RFB) Yogyakarta Dewi Diananingrum (foto istimewa)

Yogyakarta (ANTARA) - PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Yogyakarta pada kuartal pertama 2019 berhasil menarik 49 nasabah baru dan mencatat total volume transaksi sebesar 14.371 lot.

"Kinerja positif yang dicapai hingga kuartal pertama tahun ini patut disyukuri dan menjadi penyemangat untuk seluruh tim mengejar target hingga akhir tahun," kata Pimpinan Cabang RFB Yogyakarta Dewi Diananingrum di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, perkembangan RFB Yogyakarta yang belum genap berusia setahun namun cukup pesat membuktikan bahwa potensi Perdagangan Berjangka Komoditi di kota gudeg ini sangat besar.

Langkah yang ditempuh hanya perlu konsistensi dan fokus pada edukasi dan pelayanan yang maksimal. Pelayanan tidak hanya ketika menarik calon nasabah tetapi juga saat mereka telah menjadi nasabah.

"Saya selalu menekankan kepada tim marketing agar mereka selalu siap 24 jam ketika nasabah membutuhkan bantuan informasi, teknis melakukan transaksi, dan hal lainnya. Intinya mereka harus bisa menjadi sahabat untuk setiap nasabah," kata Dewi.

Ia mengatakan pencapaian menggembirakan RFB Yogyakarta itu diiringi rasa syukur dengan memberikan donasi dan mengajak buka puasa bersama anak-anak dari Yayasan Panti Asuhan Darun Najah serta kaum duafa.

"Kegiatan itu sekaligus dalam rangka perusahaan menyambut bulan suci Ramadhan," kata Dewi.

Sementara itu, CEO RFB Teddy Prasetya mengatakan perseroan mencatat kinerja yang positif pada kuartal pertama 2019. Berdasarkan laporan hasil kinerja perseroan total volume transaksi naik 32,41 persen menjadi 365.796 lot dibandingkan kuartal pertama 2018 sebesar 276.265 lot.

Atas pencapaian itu, menurut dia, RFB berada di urutan pertama dari seluruh perusahaan pialang berjangka di Indonesia berdasarkan data Bursa Berjangka Jakarta dengan penguasaan pangsa pasar hingga 18,47 persen.

Menurut dia, sepanjang Januari hingga Maret 2019, total nasabah baru RFB naik sebanyak 922 nasabah. Dibandingkan posisi yang sama 2018 meningkat 39,49 persen.

"Strategi layanan edukasi dengan pengalaman yang menyenangkan menjadi andalan perseroan untuk menjaring nasabah," kata Teddy.

Ia mengatakan saat ini RFB tercatat memiliki satu kantor pusat di Jakarta dan sembilan kantor cabang di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru, dan Palembang.

Perluasan ekspansi, menurut dia, masih akan dilakukan di beberapa kota besar lain dengan fokus menjangkau nasabah potensial agar semakin dekat.

"Seluruh sumber daya yang kami miliki sekarang akan terus kami perbesar dan perkuat sehingga kami pun tetap optimistis target 1,5 juta lot hingga akhir 2019 akan tercapai, dengan komposisi 1,1 juta lot untuk volume transaksi bilateral dan 400 ribu lot untuk volume transaksi multilateral," kata Teddy.
Baca juga: Kemendag : industri jasa memiliki potensi ekspor besar bagi ekonomi Indonesia
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar